Kamis, 30 Desember 2010

// Pernyataan Pertanggung-jawaban atas Serangan pada Kereta Api Israel oleh Para Pelaku Amaliyah Gunung Karmel //

بسم الله الرحمن الرحيم


Segala Puji bagi Allah yang telah Menyempurnakan Kemenangan Dien-Nya dan Meninggikan Kalimat-Nya walaupun dibenci oleh Orang-orang Kafir. Wa Ba'du.

Pada saat ini, di saat Negara-negara mulai berkumpul menghadapi Kaum Muslimin, dengan Bantuan Yahudi yang telah merampas segala milik kami, rumah kami, diri kami, kehormatan kami dan harta kami, Allah memunculkan di Palestina satu Golongan yang Berjihad dan berperang di jalan Allah dalam membela Diennya, yang tidak takut dari Celaan orang yang Mencela. Mereka bekerja keras untuk bisa menjangkau Wilayah Penjajah untuk dijadikan Medan Jihad mereka dan Allah telah memberi mereka kesempatan untuk mengadakan Amaliyah Jihadiyah di Wilayah Orang Kafir, yang telah membakar hati orang-orang yang Melampaui Batas dan menohok Hidung Para Pendengki serta melegakan hati Kaum Muslimin.
Orang-orang Kafir telah memobilisasi Penduduk mereka, Bala Tentara mereka, partai-partai mereka dalam Sebuah Kampanye Terbesar untuk membungkam Dunia yang dipimpin oleh Tuan mereka Yahudi, yaitu setelah besarnya Amaliyah kemaren (Amaliyah Pembakaran Gunung Karmel -pent) dan banyak hasil yang diperoleh, dimana Yahudi telah mengingkari bahwa Pembakaran itu adalah buah dari Amaliyah Jihadiyah padahal mereka sebelumnya telah membenarkannya. Akan tetapi para Tentara Allah tidak berkecil hati dengan Pengingkaran ini dan tidak pula turut berbondong-bondong mencoba menyelamatkan Mayat Orang Kafir Yahudi (seperti yang dilakukan oleh beberapa Negara -pent.) dan mereka tidak pula menyerah, akan tetapi sebaliknya terus melakukan Amaliyah yaitu pada Hari Selasa 22 Muharram 1432 H di jam yang sama seperti Amaliyah sebelumnya (yaitu Jam 10 pagi -pent.) dengan melakukan Pembakaran terhadap Sebuah Kereta Api di Daerah Syafayim saat melintas dari Haifa menuju Tel Aviv sebagai Bentuk Risalah Penegasan bahwa mereka dari Al-Ma'sadah lah yang bertanggung-jawab sepenuhnya dalam Amaliyah yang Pertama (Amaliyah Pembakaran Gunung Karmel -pent.) dengan kata lain mereka mencoba untuk menjelaskan kepada Para Pengingkar bahwa yang telah melakukan Amaliyah Sebelumnya adalah dari Pihak mereka, maka dengan itu Allah menyingkap Aib mereka dan Maha Benar Allah yang telah berfirman :

{لَوْ خَرَجُواْ فِيكُم مَّا زَادُوكُمْ إِلاَّ خَبَالاً ولأَوْضَعُواْ خِلاَلَكُمْ يَبْغُونَكُمُ الْفِتْنَةَ وَفِيكُمْ سَمَّاعُونَ لَهُمْ وَاللّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ }

"Jikalau mereka ikut berangkat bersama kalian, niscaya mereka tidak akan memberikan Kontribusi kepadamu melainkan Kerusakan belaka, dan tentu mereka akan bergegas maju dari celah-celah Barisanmu untuk menimbulkan Fitnah / Kekacauan diantara kalian sedangkan diantara kalian ada yang mentaati mereka. Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang Dholim"
(QS. At-Tawbah : 47)
Allah juga Berfirman :
{يُرِيدُونَ لِيُطْفِؤُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَاللَّهُ مُتِمُّ نُورِهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ}

"Mereka hendak memadamkan Cahaya Allah dengan mulut mereka, akan tetapi Allah justru menyempurnakan Cahaya-Nya walaupun dibenci Orang Kafir"
(QS. As-Shoff : 8)

Dan benarlah perkataan seseorang yang berbunyi :
Jika Allah ingin menyebarkan sebuah Kemuliaan, terkadang keluar dari Lisannya Para Pendengki.
Dengan Pernyataan ini kami umumkan bahwa kami Bertanggung-jawab atas Dua [2] Pembakaran ini, dan kami katakan kepada yang mengingkarinya, Ini adalah Risalah Penegasan, jika kalian ingin lebih detail maka tunggu saja dan tidak akan berguna Kedustaan kalian itu serta tidak akan memberikan Efek sedikit pun terhadap Serangan kami ini.

Kami pun ingin mengabarkan kepada Kaum Muslimin bahwa kami tetap Teguh dalam jalan ini dengan karunia Allah dan tidak ada yang bisa menghalangi kami untuk tetap Melaksanakan Faridhoh Jihad ini serta tidak ada alasan yang bisa menghentikan kami untuk tetap membersihkan Negeri Palestina kami dari Para Penjajah Yahudi hingga kami mendapatkan salah satu dari dua Kemuliaan (Menang atau Mati Syahid -pent.).

Dan Allah Maha Kuasa atas Perkara-Nya akan tetapi Kebanyakan Manusia tidak Mengetahuinya

Senin, 22 Muharram 1432 H
Bertepatan dengan, 28 Desember 2010 M


Forum Syumukh Islam

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar