Kamis, 24 November 2011

Bentrokan Muslim-Kristen di Nigeria Tewaskan Sedikitnya 12 Orang


Bentrokan antara kelompok Muslim dan Kristen di Nigeria tengah telah menewaskan sedikitnya 12 orang dan meninggalkan banyaknya kehancuran, termasuk rumah-rumah dibakar, kata pejabat Kamis kemarin (24/11).
Kapten Charles Ekeocha mengatakan tentara telah memberlakukan jam malam 24 jam pada daerah Barkin Ladi negara bagian Plateau setelah bentrokan terjadi, yang terbaru dalam serangkaian insiden kekerasan antara dua komunitas.
"Kehidupan telah hilang, rumah telah dibakar," kata Ekeocha, juru bicara satuan tugas militer yang ditugaskan ke daerah tersebut, menambahkan bahwa kerugian sangat besar.
Seorang juru bicara gubernur negara bagian Platea, Jonah Jang menyatakan korban tewas 12 orang akibat bentrokan yang dimulai pada Rabu malam lalu dan berlanjut hingga Kamis.
Bentrokan itu diyakini telah mereda sekitar pukul 1:00 pagi, tapi pemuda di daerah itu kemudian datang keluar untuk memblokir jalan, meningkatkan ketegangan terbaru. Petugas keamanan kemudian dikerahkan ke daerah tersebut.
Seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan gereja-gereja dan sekolah Islam juga dibakar.
Komisaris informasi negara, Abraham Yiljap, mengatakan lebih dari 60 orang telah ditangkap sehubungan dengan kekerasan. Dia mengatakan situasi sekarang di bawah kendali.
Bentrokan muncul akibat dari pembalasan yang dilakukan selama pembunuhan yang terjadi beberapa hari lalu.
Negara bagian Plateau terletak di wilayah sabuk yang berada di tengah antara utara terutama Muslim dan Kristen di selatan.(fq/ap/eramuslim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar