Kamis, 24 November 2011

Nasib Keluarga Militer AS, Harus Antrian untuk Dapatkan Makanan Gratis


Anggota militer AS, termasuk veteran, pensiunan dan pasukan cadangan, tidak mampu memberikan keluarga mereka dengan makanan yang cukup, sehingga banyak dari mereka mengikuti program pembagian makanan gratis.
Badan Komisaris Pertahanan baru-baru ini mengumumkan bahwa pasukan AS telah menggunakan 88 juta dolar untuk kupon makanan di komisaris AS pada 2011, yang merupakan tiga kali lipat jumlah yang digunakan sebelum resesi melanda negara tersebut.
United Service Organizations yang memberikan bantuan untuk pasukan dan keluarga mereka di Amerika harus memberikan bantuan makanan kepada 1.400 keluarga tahun ini pada liburan Thanksgiving, naik 150 sebelum penurunan ekonomi AS, Washington Post melaporkan.
"Masyarakat otomatis berasumsi karena kita berada dalam militer kita lebih baik, dibandingkan mereka. Mereka tidak memahami bahwa kami harus berjuang sama seperti masyarakat yang lain, "kata Amy King, istri veteran Irak Jermaine King.
Jermaine King, yang merupakan tenaga medis Angkatan Darat dalam perang AS di Irak pada tahun 2007, baru-baru harus menunggu antrian bersama dengan 240 keluarga militer aktif untuk belanja gratis pada liburan Thanksgiving setelah kembali ke Amerika Serikat.
Menurut Lynn Brantley, Presiden Capital Area Food Bank, yang merupakan organisasi amal makanan terbesar di Washington, relawan telah bertugas untuk menangani keluarga militer lokal sejak tahun 2010 setelah mendapatkan panggilan putus asa dari tentara lewat hotline darurat kelaparan.(fq/prtv)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar