Rabu, 21 Desember 2011

9 Tewas dalam Pertempuran Terbaru Sunni-Syiah di Yaman Utara

9 Tewas dalam Pertempuran Terbaru Sunni-Syiah di Yaman Utara

SAADA, YAMAN - Sedikitnya sembilan orang tewas pada Selasa dalam konflik yang sedang berlangsung antara pemberontak Syiah Houthi dan Muslim Sunni di provinsi utara Saada Yaman, kata pejabat setempat.

"Empat orang dari kelompok pemberontak Syiah Houthi dan lima  orang Muslim Sunni dari suku Wa'ela tewas Selasa dini hari dan puluhan lainnya dari kedua belah pihak terluka dalam pertempuran yang sedang berlangsung di dekat perbatasan barat kota penduduk Sunni yang di kepung oleh pemberontak Syiah, Dammaj," seorang pejabat keamanan provinsi kepada Xinhua pada kondisi anonimitas.

"Konflik akan terus berlanjut selama para pemberontak itu berusaha mencegah suku Sunni memberikan bantuan kepada penduduk Damaj yang dikepung," tambahnya.

Pada hari Senin, pemberontak Syiah Houthi menghujani Dammaj dengan roket, menewaskan sedikitnya lima warga Sunni, termasuk seorang anak, menurut petugas medis di sana.

Provinsi Saada di Yaman utara telah dicengkeram konflik sektarian selama tiga bulan atas sengketa yang terkait agama, yang mendorong kelompok Syiah yang berkuasa untuk tetap menyerang Dammaj, kata pejabat setempat.

Pekan lalu, sayap Al-Qaeda yang berbasis di Yaman bersumpah akan melancarkan jihad melawan para pemberontak Syiah Houti untuk memecahkan pengepungan tersebut.

Sejak protes meletus di Yaman pada akhir Januari, pemberontak Syiah Houthi telah mencoba untuk memperluas kontrol mereka atas provinsi-provinsi utara seperti Saada, Amran dan Hajja.

Pada 26 Agustus 2010, pemerintah Yaman dan kelompok Syi'ah menandatangani perjanjian di Doha untuk merekatkan gencatan senjata rapuh untuk mengakhiri pertempuran sporadis sejak 2004, namun bentrokan pemberontak Syiah'dengan suku setempat dan para pendukung Muslim Sunni masih menggoyang wilayah tersebut. (by/xin/voa-islam)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar