Rabu, 21 Desember 2011

Bom Taliban Kembali Tewaskan 5 Tentara Polandia di Afghanistan


Bom Taliban Kembali Tewaskan 5 Tentara Polandia di Afghanistan

GHAZNI, AFGHANISTAN - Pembom Taliban menewaskan lima tentara Polandia dalam serangan terhadap konvoi mereka di Afghanistan pada Rabu (21/12/2011), salah satu kerugian tunggal terbesar untuk kontingen Warsawa NATO dalam perang 10 tahun.

Kanor berita PAP Polandia mengutip pejabat pemerintah yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan pasukan tersebut tewas ketika sebuah bom pinggir jalan meledak dekat sebuah konvoi NATO.

Ketika dihubungi oleh AFP, seorang jurubicara bagi pasukan Polandia di Afghanistan menolak untuk mengeluarkan komentar resmi "menunda pemberitahuan kepada keluarga dari para korban."

Polandia memiliki 2.600 tentara di Afghanistan dan merupakan salah satu kontributor terbesar Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF)-Nato pimpinan AS, yang mengharapkan untuk menarik semua pasukan tempur pada akhir 2014.

Di Kabul, ISAF membenarkan bahwa lima tentara NATO tewas dalam serangan di provinsi tenggara Ghazni, di mana pasukan Polandia bertanggung jawab untuk keamanan wilayah tersebut, namun menolak untuk merilis kewarganegaraan mereka sesuai dengan kebijakan.

Kepala polisi provinsi Ghazni Dilawar Zahid mengatakan serangan itu terjadi di daerah Rawza kota Ghazni jam 11:30 siang.

Dia menegaskan adanya korban, tapi tidak bisa memberikan jumlah pasti.
..ISAF membenarkan bahwa lima tentara NATO tewas dalam serangan di provinsi tenggara Ghazni, di mana pasukan Polandia bertanggung jawab untuk keamanan wilayah tersebut..
Seorang saksi mengatakan kepada AFP bahwa sebuah kendaraan ISAF telah "hancur total" dan melihat helikopter mengevakuasi korban.

Dalam pesan teks yang dikirim ke AFP juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengaku kelompoknya bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Dia mengklaim Taliban telah menargetkan konvoi Polandia dan membunuh beberapa tentara NATO.

Pembunuhan Rabu membawa jumlah korban tewas tentara Polandia menjadi 36 tentara akibat konflik di Afghanistan, di mana 140.000 pasukan asing pimpinan Amerika memerangi pejuang Islam Taliban selama satu dekade dan mendukung pemerintah Presiden Afghanistan Hamid Karzai.

Polandia pertama kali mengirim pasukan ke Afghanistan pada Maret 2002, tak lama setelah pemerintahan Taliban runtuh akibat invasi pimpinan AS 2001.

Barat telah mulai menarik pasukan tempur dari Afghanistan sebagai bagian dari rencana untuk mentransfer tanggung jawab keamanan yang semakin meningkat kepada Afghanistan.

Namun ribuan tentara asing masih akan tetap berada di negara yang dilanda perang tersebut dalam rangka pelatihan dan pendampingan setelah 2014. (by/AFP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar