Jumat, 16 Desember 2011

Kabar PALESTINA


Biadab! tentara zionis Israel tembaki perahu nelayan Palestina

JALUR GAZA  – Seorang nelayan Palestina terluka setelah tentara biadab Israel menembaki perahunya di batas perairan Gaza, seperti yang dilaporkan petugas medis setempat.
Berdasarkan laporan warga Palestina, Nelayan (45) itu terluka di kakinya akibat dua tembakan dari kapal Angkatan Laut milik tentara zionis Israel ketika ia sedang memancing di perairan yang dibatasi Israel di lepas pantai Jalur Gaza, pada Jum’at (16/12/2011).
Tel Aviv akhir-akhir ini telah memperketat daerah pemancingan Gaza, hanya mengizinkan warga Palestina mengambil ikan diantara tiga mil dari lepas Pantai Gaza, yang telah merugikan 85% dari penghasilan para nelayan.
Para nelayan Palestina mendapat gangguan setiap hari oleh tentara Angkatan Laut Israel yang sedang patroli di lepas pantai Jalur Gaza di jam-jam kerja.
Kepala kelompok nelayan di Gaza mengatakan bahwa, sejak tahun 2000, tujuh nelayan telah tewas dibunuh, sejumlah lainnya luka-luka, dan ratusan lainnya diculik untuk diitrogasi, termasuk masih banyak yang hingga kini ditahan di penjara Israel.
Zionis Israel telah menjajah tanah Palestina habis-habisan, Angkatan Laut, dan blokade wilayah udara sejak tahun 2007. Tindakan biadab zionis Israel telah merampas mungkin lebih 1,5 juta jiwa warga Palestina dari makanan mereka, bahan bakar dan kebutuhan-kebutuhan lainnya.

(siraaj/arrahmah.com)

Serangan tank Zionis bunuh satu orang di Gaza

JALUR GAZA – Seorang pria Palestina dilaporkan tewas dalam serangan tank Zionis Israel di sebelat timur Jalur Gaza, Press TV melaporkan.
Serangan ini dilakukan di kota Bureij pada pukul 3.00 pagi waktu setempat hari Sabtu (17/12/2011).
Sebelumnya, pasukan Zionis pun melepaskan sejumlah tembakan pada sebuah perahu yang berlabuh di pesisi Gaza, dan melukai seorang nelayan Palestina.
Serangan Israel ke wilayah Palestina telah meningkat selama beberapa minggu terakhir.
Pada hari Kamis, tank-tank Israel yang disertai oleh sekelompok tentara juga merusak area lahan pertanian di Gaza utara.
Serangan terbaru di Bureij dilakukan menjelang peringatan perang Israel pada Januari 2008-Desember 2009 terhadap Gaza, yang menewaskan lebih dari 1.400 warga Palestina.
Banyak warga Gaza mengalami “perasaan ketakutan dan panik” karena “ancaman serangan Israel” dan anak-anak masih “trauma” oleh perang.
Namun, warga Gaza telah menyatakan tekad mereka untuk berjuang membebaskan Gaza, yang telah menderita akibat blokade Tel Aviv yang berlangsung bertahun-tahun.
Pada hari Rabu, Perdana Menteri Hamas Ismail Haniyeh menjelaskan perlawanan sebagai “satu-satunya cara untuk membebaskan wilayah Palestina dari pendudukan Israel.” (althaf/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar