Rabu, 28 Desember 2011

Pernyataan Resmi Daulah Islam Irak Tentang Serangan Bom Terbaru di Baghdad


Daulah Islam Irak menyatakan bertanggung jawab atas serangan bom istisyhad di kota Baghdad pada hari Kamis (22/12/2011) pekan yang lalu. Serangan bom itu dilakukan untuk membalas kebiadaban pemerintahan boneka Irak Syiah Shafawiyah boneka Barat terhadap para tawanan muslim ahlus sunnah di penjara-penjara Irak. Berikut terjemahan pernyataan resmi Daulah Islam Irak yang dimuat oleh Forum Anshar Mujahidin dan Shumukh Media.
Selasa, 2 Shafar 1433 H / 27 Desember 2012 M
بسم الله الرحمن الرحيم
Penjelasan Tentang Serangan Kamis di Wilayah Baghdad
Allah SWT berfirman:
فَقَاتِلُوا أَئِمَّةَ الْكُفْرِ إِنَّهُمْ لا أَيْمَانَ لَهُمْ لَعَلَّهُمْ يَنْتَهُونَ
Maka perangilah pemimpin-pemimpin kafir itu, karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang tidak dapat dipegangi perjanjiannya, agar mereka berhenti (dari kekafiran dan pengkhianatan).
(QS. At-Taubah (9): 12)

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh makhluk. Shalawat dan salam untuk Nabi kita Muhammad, keluarga, dan seluruh sahabatnya. Amma ba’du…
Sebagai kelanjutan dari  operasi-operasi jihad sesuai arahan dari mentri perang Daulah Islam Irak, untuk menolong para ahlus sunnah yang ditindas di penjara-penjara pemerintahan orang-orang murtad, dan sebagai pembalasan atas para tawanan muslim yang dihukum mati oleh pemerintahan Shafawiyah (Irak, edt), dan setelah bertawakal kepada Allah serta mengambil sarana-sarana yang bisa dilakukan, maka peleton-peleton keamanan di wilayah Baghdad secara berkesinambungan melakukan operasi-operasi serangan terhadap target-target pilihan yang telah disurvei dan dikaji dengan cermat.
Operasi-operasi jihad tersebut dibagi dengan beberapa target; markas-markas aparat keamanan, patrol-patroli militer, tempat-tempat perkumpulan tentara-tentara Dajjal, dan pemimpin-pemimpin kekafiran baik dari pihak kepolisian, militer, maupun pemerintahan kawasan hijau (julukan untuk kota Baghdad, edt).
Di antara target operasi ini adalah gedung direktorat penyelidikan kriminal di daerah Rashafah, Baghdad, yang berada dalam kompleks bangunan yang secara palsu diberi nama ‘Dinas Kebersihan’. Pemerintahan Shafawiyah menjadikan bangunan tersebut sebagai salah satu alat terpenting untuk menegakkan hegemoni Syiah Rafidhah dan merubah wajah negeri ini untuk melakukan genosida terhadap setiap ahlus sunnah di negeri ini, atau untuk memaksa mereka agar tunduk terhadap program jahat mereka yang mengatas namakan memerangi dan mencabut kerusakan sampai ke akar-akarnya, di sebuah negeri yang menjadi contoh bagi tindakan pencurian harta dan penyia-nyiaan kekayaan negara.
Salah seorang pejuang Ahlus sunnah telah berhasil menerobos seluruh pengawalan aparat keamanan yang super ketat dan berlapis-lapis, sehingga sampai kepada bangunan target tersebut di kampung Karadah. Dengan kendaraan penuh muatan bahan peledak, ia memasuki halaman bangunan tersebut dan meledakkannya hingga menghancurkan bagian dalam bangunan tersebut dan menewaskan sebagian besar orang yang berada di dalamnya. Ledakan itu juga menghancurkan truk-truk militer dan kendaraan-kendaraan pengangkut personal milik sarang kejahatan tersebut. Segala puji dan karunia milik Allah semata.
Kami katakan kepada seluruh Ahlus sunnah: “Janganlah kalian mempercayai kebohongan media massa atau manipulasi para pengkhianat yang mengklaim dirinya bagian dari Ahlus sunnah. Karena dengan karunia Allah, Daulah Islam Irak mengetahui betul bagaimana, di mana, dan kapan harus melakukan operasi serangan jihad. Mujahidin tidak akan tinggal diam, karena program jahat Iran atas kaum muslimin Ahlsu sunnah Irak kini telah terbuka kedoknya dan menjadi terang benderang tanpa bisa ditutup-tutupi lagi.”
Laporan global dari hasil operasi-operasi jihad yang penuh berkah ini akan diumumkan dalam jurnal penjelasan resmi, yang dengan izin Allah akan dirilis menyusul. Segala puji bagi Allah atas bimbingan dan taufik-Nya.
Kami berdoa kepada Allah semoga menerima amal para ikhwah yang melakukan operasi isytisyhad dan orang-orang yang berperan serta dalam operasi jihad tersebut. Semoga Allah melipat gandakan mereka sebagaimana janji-Nya kepada para hamba-Nya. Sungguh Allah Maha Kuasa atas hal itu.
Kepada kaum Rafidhah, kami katakan kepada kalian: “Hari ini barulah satu hari dari hari-hari yang beritanya akan datang kepada kalian dalam waktu dekat, dengan bantuan dan kekuatan Allah SWt. Maka bergembiralah kalian dengan hal-hal yang akan menyusahkan kalian. Peristiwa yang akan dating, dengan izin Allah, akan lebih menyakitkan dan pahit.
Allahu Akbar!
{وَلِلَّهِ الْعِزَّةُ وَلِرَسُولِهِ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَلَكِنَّ الْمُنَافِقِينَ لا يَعْلَمُونَ}
Padahal kekuatan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mu’min, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui.
(QS. Al-Munafiqun (63): 8)


Departemen Penerangan
Daulah Islam Irak

Sumber: Yayasan Al-Fajr Centre

(muhib al-majdi/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar