Selasa, 31 Januari 2012

Allahu Akbar!! Pedagang Asongan Afghan Tikam Tentara AS dengan Pisau


Allahu Akbar!! Pedagang Asongan Afghan Tikam Tentara AS dengan Pisau

HELMAND.AFGHANISTAN.(voa-islam.com) – Kamis 26 Januari 2012, tepatnya di sore hari, seorang pedagang asongan, Glatt Khan, anak dari Maulawi Ghulam Muhammad dari suku Sarwan, kabupaten Sinjin utara Propinsi Helmand, dengan gagah berani ia menancapkan tusukan pisau kearah dua orang tentara AS, tepat diperut mereka berdua. Mereka berdua pun segera menemui ajalnya. Peristiwa heroik itu terjadi di pasar.
Warga setempat mengatakan bahwa pahlawan yang gagah berani tersebut ditangkap oleh tentara salibis setelah melakukan aksinya.
Para saksi mengatakan bahwa Glatt Khan , seorang muda dan kuat, dan mereka melihat dengan mata mereka sendiri bahwa dia mengambil pisau dari tukang daging , dan menikam pasukan AS yang sedang berjalan di pasar, di perut dan bahu mereka, di mana kedua tentara tersebut seketika tewas di tempat. kemudian para prajurit pemerintah boneka menangkapnya setelah tau kalau dia melakukan pembunuhan tersebut. Namun apa gunanya,kedua tentara tersebut sudah tergeletak tak bernyawa. Pahlawan tersebut langsung dibawa kepangkalan militer Amerika Serikat.
Dalam rangka mendukung tindakan Glatt dan membuat gusar para tentara salibis Amerika Serikat, seorang penyair Afghan mengumandangkan sya'ir
سيقطع عنكم أعناقكم***"جلات" مشمرٌ عن سواعده
Dengan menyingsingkan lengan baju
Glat akan memotong leher kalian
(usamah/shahamat) Read More..

Eksklusif :: [ Video + Gambar ] وKedatangan Pasukan Amerika di Aden dan pengadaan pelatihan militer bersama tentara Yaman / bahaya


video baru 

Eksklusif :: [ Video + Gambar ] وKedatangan Pasukan Amerika di Aden dan pengadaan pelatihan militer bersama tentara Yaman / bahaya

بسم الله الرحمن الرحيم

Video yang pertama kali di terbitkan, Kedatangan pasukan AS di Kota Aden dan pengadaan pelatihan bersama dengan tentara murtad yaman untuk memerangi saudara-saudara kita para Pembela Syare'at [Ansharusy-Syare'ah].

Sungguh benarlah sabda Nabi SAW dikala mengatakan :

Hampir-hampir umat-umat agama lain akan mengerumuni kalian ibarat orang-orang yang mengerumuni santapannya.” Lalu seseorang bertanya: “Apakah yang demikian karena saat itu kita dalam keadaan sedikit?” Lantas beliau menjawab : “Bahkan kalian saat itu dalam keadaan banyak. Hanya saja saat itu kalian seperti buih yang diterpa arus banjir. Sungguh, Allah akan benar-benar mencabut rasa segan dari hati musuh-musuh kalian terhadap kalian."




==== Gambar animasi yang terambil dari potongan video ====




================================


Saksikan Video mengkhawatirkan, yang menyingkap keberadaan pasukan Amerika di Negeri Yaman dan pengabdian tentara Yaman untuk kaum kuffar serta kerja sama mereka dalam memerangi kaum muslimin.




================================

==== 16 Gambar-gambar terpisah yang diambil dari video ====

















================================


================================
Dept Produksi Informatika Al-Malahim
Menghadirkan
Seruan Untuk Berjihad


Oleh Syaikh / Harits bin Ghazy An-Nadhary
(yang dikenal dengan Muhammad Al-Mursydy)
Hafizhahullah
Link Download
mp3
24.19 MB


wma
3.92 MB


================================



Do'a untuk saudara2 kita para Mujahidin di Yaman ( Anshorusy-Syare'ah )
================================

أللهمَّ يا من لا تواري منهُ سماءٌ سماءً .. ولا أرضٌ أرضاً .. ولا جبلٌ ما في وعرهِ .. ولا بحرٌ ما في قعرهِ .. يا من لا تُخالطهُ الظنونُ .. ولا يصفهُ الواصفونَ .. ولا تغيّرهُ الحوادثُ ويعلمُ عددَ قطر ِ الأمطار ِ .. وعددَ ورق ِ الأشجار ِ .. وعددَ ما أظلمَ عليهِ الليلُ وأشرقَ عليهِ النّهارُ ....

اللهمَّ إنَّ لنا إخوة ً مُجاهدينَ في اليمن وفيكل مكان .. كُن لهم ناصراً ومُعيناً لهم ....

اللهمَّ هيّيءِ لهم من أمرهم رشداً .. واجمعْ قلوبَهم .. وشتّتْ شمل عدوّهم .. وأرنا في عدوّهم يوماً أسوداً ....

اللهمَّ أبرم لهذه الأمةِ أمرَ رُشدٍ .. يعِزُّ فيهِ أهلُ الطاعةِ ويذلُّ فيهِ أهلُ المعصيةِ .. ويؤمرُ فيهِ بالمعروفِ ويُنهى فيهِ عن المنكر ِ .. وتعلو فيهِ السّننُ وتموتُ البدعُ .. وتُذاعُ الحشمة ُ والعفافُ .. وتُكسرُ راية ُ الفجور ِ والسفور ِ والاستهزاءِ بالدّين ِ ....

اللهم يا غياث المستغيثين .. ويا صريخ المستصرخين .. ويا عون المؤمنين .. ويا جار المستجيرين .. يا ذا العظمة والسلطان .. يا من قصمت القياصرة .. وقَهرت الجبابرة .. وخضعت لك أعناق الفراعنة ....

اللهم سلط على الأمريكان ومن ولاهم من الجيش اليمني الريح القوا صم .. والبراكين والعواصف .. واملأ قلوبهم بالرعب والخوف ....
اللهم نكس لهم كل راية .. وحُل بينهم وبين كل غاية .... اللهم اجعل جيش أنصار الشريعة جيشا لا ينهزم .. وبيوتهم حصنا لا ينهدم
اللـهم كـن لـهم جـارا ومعيـنا لـهم من شر أعدائهم .. وشر ما يحاكى ضدهم من الأنس والجن أن يفرط عليهم أحد أو أن يطغى .. عز جارك وجل ثناؤك ولا إله غيرك ....
اللهم أحفظهم بحفظك وانصرهم بقوتك وعزك وألبسهم ثوب العز وأتم لهم النصر على عدوهم وعدوك .. وإخرج عدوهم من بلادهم أذلة صاغرين ....
اللهم أهلك الأمريكان ومن ولاهم وأعانهم كما أهلكت عادًا و إرم .. وأنزل عليهم سَيل العَرِمْ ....
اللهم اكسر شوكتهم .. واقض على ساستهم .. واجعل أموالهم وديارهم غنيمة للمسلمين في كل وقتٍ وحين .. يا منتقمُ يا جبار .. يا قهار ....
اللهم سلط على الأمريكان ومن والاهم وأعانهم فتنةً سوداء .. تمزقُ قوتهم .. وتحرقُ أئمتهم .. وتَشرب دماءهم .. وتخطفُ أبصارهم .. وتُذهبُ عقولهم .. وتُخرب بيوتهم .. وتنكسُ راياتهم ....

يا قوى يا متين يا ذا الجلال والإكرام والجاه والسلطان




وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

================================

أنصار الشريعة
Para Pembela Syare'ah

نحو حياة كريمة في ظل الشريعة الإسلامية
Menuju Hidup Mulia dibawah naungan Syari'ah Islam

مع تحيات أخوكم
Teriring salam dari saudara kalian

مجــ من عدن ــاهد
نسأل الله أن يبلغه منازل الشهداء
[Kita memohon kepada Allah agar menyampaikan beliau pada manzilah para Syuhadaa']

السبت 5 ربيع الأول 1433 هـ
Sabtu 5 Rabi'ul Awwal 1433 H





Read More..

Dengan Pertolongan Alloh Ta'ala ::: Sekarang.. kembalinya al fath || link baru


alfath 

Dengan Pertolongan Alloh Ta'ala ::: Sekarang.. kembalinya al fath || link baru








Hayyaakumulloh ikhwatil kirom wa akhwatil 'afifat


Alhamdulillahi robbil 'alamin, was sholatu was salamu 'ala rosulillahi wa 'ala aalihi wa ashabihi ajma'in, wa ba'd



Dengan pertolongan Alloh Ta'ala


Sekarang,,,
Al Fath ganti link baru


http://alfath1.co.cc/vb


Semoga Alloh 'azza wa jalla senantiasa melimpahkan taufiq, keteguhan, kesabaran dan petolongan bagi orang-orang yang menolong Dienulloh dengan segala cara dan kemampuan yang mereka miliki


- Dimohon amal sholehnya untuk mempublikasikan link baru Al Fath Islamic Network [ http://alfath1.co.cc/vb ] kepada saudara-saudara antum
- Pendaftaran untuk al fath masih dibuka untuk umum


wa Allohu Akbar



(ألا إن نصر الله قريب)

(ketahuilah, pertolongan Alloh amatlah dekat)



Saudara-saudara Antum di


Administrator Al Fath

Read More..

busyro 

Kabar Gembira || Statement Kembalinya Forum Islam Al-Busyro

بسم الله الرحمن الرحيم



Statement Kembalinya Forum Islam Al-Busyro








بسم الله الرحمن الرحيم


الحمد لله رب العلمين, والصلاة والسلام على خاتم النبيين والمرسلين وعلى آله وصحبه ومن تبعه بإحسان إلى يوم الدين, أما بعد


Sungguh Telah terjadi di zaman ini sebuah peperangan antara yang Haq dan yang Bathil, peperangan antara Kaum Muslimin melawan musuh-musuhnya dari kalangan orang-orang Yahudi, Salibis, Komunis, dan yang lainnya. Perang yang terjadi di zaman yang penuh dengan fitnah dan celaan, zaman dimana Ummat Islam hari ini banyak, tapi mereka laksana Buih di Lautan, di hari dimana musuh-musuh Islam mereka telah berkumpul pada sebuah hidangan yaitu Hidangan Ummat Islam itu sendiri, dimana mereka bebas membantai sesuka mereka, dimana mereka merampas apa yang dia kehendaki dan memperkosa sesiapa yang ia maui –Laa Haula walaa Quwwata illa billah-, saat itulah Perang ini terjadi, baik pertempuran di Medan Laga maupun pertempuran yang terjadi di Medan Keyboard –yaitu Perang Media-, dan dalam posisi itulah kami saat ini berada.

Dan setelah offline selama hampir kurang lebih dua bulan, Alhamdulillah dengan izin-Nya jualah kini Forum Islam Al-Busyro bisa kembali ke tengah Kaum Muslimin sekalian, dalam memberikan Tahridhul Mukminin untuk Berjihad, menyokong Para Mujahidin dengan menyebarkan Rilisan-rilisan dan Statement mereka, dan sebagai bentuk I’dad kami supaya bisa dikategorikan oleh Allah Ta’ala termasuk orang-orang yang berkeinginan untukpergi Berjihad fie Sabilillah dan terhindarkan dari termasuk Golongan Orang Munafiqin, na’udzubillah min dzalik.

وَلَوْ أَرَادُوا الْخُرُوْجَ لأَعَدُّوْا لَهُ عُدَّةً

“Dan seandainya mereka benar-benar ingin berjihad, niscaya mereka akan melakukan persiapan / I’dad”.

Dan berkenaan dengan kembali kami ini, kami hadiahkan kepada Kaum Muslimin sekalian dan Para Mujahidin khususnya, sebuah Rilisan Istimewa dan Menggetarkan yang akan kami terbitkan dalam waktu dekat ini yaitu Terjemah Indonesia dari Rilisan Darul Jabhah dan GIMF yang berjudul “THE EXPLOSIVE COUSE” atau yang kami terjemahkan dengan judul “KURSUS PELEDAKAN”.

Sebuah makalah Istimewa yang mengupas tentang tehnik cara pembuatan Bahan Peledak dan Bom, sebuah Panduan penting yang wajib dimiliki dan dihafal oleh setiap Mujahid yang masih memiliki kepedulian Kaum Muslimin lainnya yang sedang tertindas, dan mereka yang masih merasakan miris dalam hatinya saat mendengar Fathimah Al-Iraqi bersama Akhwat-akhwat Muslimah lainnya yang suci yang mereka ditahan di Penjara Abu Ghuraib Iraq dan kemudian diperkosa 9 kali dalam sehari oleh Pasukan Salibis, atau seorang Ilmuan Muslimah Dr. Afiyah Shiddiqi yang semenjak Maret 2003 diculik dan ditahan dengan vonis lebih dari 80 tahun penjara di penjara-penjara rahasia Amerika dan baru akhir-akhir ini diketahui keberadaannya, dengan keadaan beliau yang terkena Kanker dan hamil atas perlakuan keji Tentara-tentara Amerika–Laa Haula walaa Quwwata illa billah-.

Rilisan ini pertama-tama kami persembahkan teruntuk Amir kami, Amir Tandhim Qoidatul Jihad Syaikh Ayman Adh-Dhowahiri -hafidzohullah- yang telah nyata dan jujur serta terbukti benar-benar melawan Romawi zaman ini yaitu Amerika dan kemudian dengan idzin-Nya Allah Ta’ala anugerahi kemenangan demi kemenangan di setiap tempat yang mereka berjalan di atas metode dan jalan perjuangan ala Al-Qaidah.

Tak lupa pula kami persembahkan Rilisan ini untuk setiap Para Masjunin yang ditangkap dan ditawan di penjara-penjara Orang-orang Kafir maupun di penjara-penjara antek-antek mereka dari kalangan Murtadin dan Munafiqin, diantaranya Syaikh Umar Abdurrahman, Ukhti Dr. Afiyah Shiddiqi, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, Ustadz Amman Abdurrahman, dan para ikhwan dan akhwat lainnya yang kini sedang berada dalam cengkeraman musuh-musuh Allah, la’natullah ‘alaihim.

Rilisan ini teruntuk pula bagi Para Mujahidin (yang sedang berjihad), Murobithin (yang sedang berribath/menjaga perbatasan) dan Mu’iddien (yang sedang beri’dad/melakukan persiapan) fi Sabilillah, semoga Allah Ta’ala meneguhkan langkah kalian dan menepatkan bidikan kalian.

Kami bermohon kepada Allah Ta’ala untuk senantiyasa meneguhkan kita di jalan yang berbarokah ini dan menganugerahkan rizqi Syahadah (Mati Syahid) sebagaimana yang kita impikan, Allahumma Amien.

Dan akhir dari kalimat kami ini adalah Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamien (Segala Puji bagi Allah Rabb Semesta Alam) dan Sholawat serta salam semoga senantiasa terlimpah terhadap sebaik-baik ciptaan-Nya Muhammad shalallahu ‘alaihi wasalam.




Ikhwan kalian di :


Forum Islam Al-Busyro
Di sini kita bermula, di Ma’rokah kita kan Berjumpa




==============#####==============




بيان عودة منتديات البشرى الإسلامية


بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العلمين, والصلاة والسلام على خاتم النبيين والمرسلين وعلى آله وصحبه ومن تبعه بإحسان إلى يوم الدين, أما بعد :
لقد دار في زماننا هذا, المعركة بين الحق والباطل, وبين المسلمين ضد أعداءهم من اليهوديين والصليبيين والشيوعيين وغيرها من الأعداء. والمعركة دارت في زمان الفتنة واللومة وفي الزمان الذي فيه المسلمون كثيرون العدد بل هم غثاء كغثاء السيل, زمن تتداعى أعداء الإسلام إلى قصعتها وهي قصعة الأمة المسلمة, حيث قتلوا من شاؤوا وسلبوا ما شاؤوا واغتصبوا من شاؤوا –ولا حول ولا قوة إلا بالله-. وحينئذ تقع هذه المعركة, إما المعركة القتالية وإما المعركة الكيبوردية –أي المعركة الإعلامية-, وههنا نقف الآن.
وبعد فترة حوالي شهرين من التوقف, تم بحمد الله تعالى عودة منتديات البشرى الإسلامية بين المسلمين تحريضا للمؤمنين للجهاد ودعما للمجاهدين بنشر بيانات وتقاريرهم وإعدادا لنا لكي يكون من الذين أرادوا الخروج للجهاد في سبيل الله ونبتعد من عدد المنافقين, والعياذ بالله.
قال تعالى : ولو أرادوا الخروج لأعدوا له عدة

وبحلول هذه العودة نهدي الأمة المسلمة عامة والمجاهدين خاصة الإصدار المميز والمرهب الذي سنصدره عن قريب إن شاء الله وهو الترجمة الأندونيسية من إصدار دار الجبهة و الجبهة الإعلامية الإسلامية العالمية بعنوان "THE EXPLOSIVE COURSE" أو كما ترجمنا بعنوان "KURSUS PELEDAKAN".
مقال مميز يبحث في كيفية صناعة المتفجرات والقنابل, عمدة يجب ملكه وحفظه على كل مجاهد ذي غيرة إلى الأمة المسلمة الذين استضعفوا وهم الذين ذي شعور فلما سمعوا فاطمة العراقي والأخوات المسلمة العفيفات اللاتي أسرن في سجن أبو غريب في العراق ثم اغتصابهن جيوش الصليب تسع مرات في اليوم أو العالمة المسلمة الدكتور عافية صدقي التي خطفت منذ أبريل 2003 وسجنت بأكثر من ثمنين سنة أسرا في السجون السرية الأمريكية ولم يعرف وجودها إلا في السنوات الأخيرة وهي أصابت بالسرطان وحملت بسبب سوء المعاملة من الجيوش الأمريكيين – ولا حول ولا قوة إلا بالله-.
فالأول نقدم هذا الإصدار إلى أميرنا أمير تنظيم قائدة الجهاد الشيخ أيمن الظواهري حفظه الله الذي قد ظهر وصدق وثبت في ضد روم هذا الزمان وهو أمريكا وتمكن بإذنه من النصر بعد النصر في بعض الأماكن الذين ساروا على نهج القاعدة.
لا ننسى لأن نقدم هذا الإصدار إلى كل المسجونين الذين أسروا في سجون الكفار وسجون عملائهم من المرتدين والمنافقين, منهم الشيخ عمر عبد الرحمن والأخت الأسيرة الدكتور عافية صديقي والأستاذ أبو بكر بعاشير والأستاذ عمان عبد الرحمن والإخوان والأخوات الآخرين الذين أسروا في قبض أعداء الله لعنة الله عليهم.
فهذا الإصدار نقدم إلى المجاهدين والمرابطين والمعدين في سبيل الله, عسى الله أن يثبتكم ويسدد رميكم.
نسأل الله تعالى أن يثبتنا في هذا الدرب المبارك ويرزقنا الشهادة كما نحسبها, اللهم آمين.
وأخير دعوانا أن الحمد لله رب العلمين وصلى الله على خير خلقه محمد وسلم.


إخوانكم في :

منتديات البشرى الإسلامية
هنا نبدأ وفي المعركة نلتقي



Link Forum :

http://al-busyro.net



:: Link Download Statement ::

http://uploadmirrors.com/download/FX.../bayan__2_.rar



Doakan kami dalam doa sholih antum





Ikhwan kalian di :




Forum Islam Al-Busyro
Di sini kita bermula, di Ma’rokah kita kan Berjumpa
Read More..

Sabtu, 28 Januari 2012

Fatwa 8 Ulama yang Mengafirkan Syi'ah Rafidhah


Fatwa 8 Ulama yang Mengafirkan Syi'ah Rafidhah

Oleh: Ahmad 'Isy Karim
Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasul yang diutus sebagai rahmat bagi semesta alam, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.
Syi'ah termasuk sekte Islam yang sudah berusia ratusan tahun. Sejak abad-abad awal Islam sudah menunjukkan jati dirinya. Namun dalam kurun waktu yang lama tersebut, kebencian mereka kepada pihak-pihak lain tetap eksis. Mereka mencela, mencaci, menfasikkan, dan mengafirkan Abu Bakar, Umar, dan Utsman, dan 'Aisyah. Bahkan mereka menyatakan kekafiran mayoritas sahabat. Selanjutnya mereka mengafirkan dan memusuhi setiap orang yang memuliakan para sahabat di atas. Sehingga dari sini, para ulama Islam menghukumi mereka sudah keluar dari Islam berdasarkan keterangan yang jelas dari Al-Qur'an dan Sunnah tentang keutamaan para sahabat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam.
Pendapat Tentang Kafirnya Sekte Syiah
Kami tidak menghakimi. Tugas kami hanya menyampaikan keterangan dan menunjukkan bukti. Dan ternyata didapati, yang berpendapat bahwa Syi'ah itu kafir adalah para Imam-Imam Besar Islam, seperti: Imam Malik, Imam Ahmad, Imam Bukhari dan lain-lain. Berikut ini beberapa pendapat dan fatwa para ulama Islam mengenai golongan Syi'ah Rafidhah yang disebut dengan Itsna Asy'ariyah dan Ja'fariyah.
Pertama: Imam Malik
Al-Khalal meriwayatkan dari Abu Bakar al Marwadzi, ia berkata: "Saya mendengar Abu Abdullah berkata, bahwa Imam Malik berkata:
الذي يشتم أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم ليس لهم اسم أو قال : نصيب في الإسلام
"Orang yang mencela shahabat-shahabat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, maka ia tidak termasuk dalam golongan Islam." (As Sunnah, milik al-Khalal:  2/557)
Ibnu katsir berkata saat menafsirkan firman Allah Ta'ala:
مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ وَالَّذِينَ مَعَهُ أَشِدَّاءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ تَرَاهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلا مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانًا سِيمَاهُمْ فِي وُجُوهِهِمْ مِنْ أَثَرِ السُّجُودِ ذَلِكَ مَثَلُهُمْ فِي التَّوْرَاةِ وَمَثَلُهُمْ فِي الإنْجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْأَهُ فَآزَرَهُ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوَى عَلَى سُوقِهِ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
" Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. kamu Lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, Yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya Maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah Dia dan tegak Lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar."  
Beliau berkata: "Dari ayat ini, dalam satu riwayat dari Imam Malik –rahmat Allah terlimpah kepadanya-, beliau mengambil kesimpulan tentang kekafiran Rafidhah yang membenci para shahabat Radhiyallahu 'Anhum. Beliau berkata: "Karena mereka ini membenci para shahabat, dan barangsiapa membenci para shahabat, maka ia telah kafir berdasarkan ayat ini." Pendapat ini disepakati oleh segolongan ulama radhiyallahu 'anhum." (Tafsir Ibnu Katsir: 4/219)
Imam al-Qurthubi rahimahullah berkata:
لقد أحسن مالك في مقالته وأصاب في تأويله فمن نقص واحداً منهم أو طعن عليه في روايته فقد رد على الله رب العالمين وأبطل شرائع المسلمين
"Sungguh sangat bagus ucapan Imam Malik itu dan benar penafsirannya. Siapa pun yang menghina seorang dari mereka (sahabat Nabi) atau mencela periwayatannya, maka ia telah menentang Allah, Tuhan alam semesta dan membatalkan syari'at kaum Muslimin." (Tafsir al-Qurthubi: 16/297)
Kedua: Imam Ahmad
Banyak riwayat telah datang darinya dalam mengafirkan golongan Syi'ah Rafidhah. Di antaranya: Al-Khalal meriwayatkan dari Abu Bakar al Marwadzi, ia berkata: "Aku bertanya kepada Abu Abdillah tentang orang yang mencela Abu Bakar, Umar, dan 'Aisyah?" Beliau menjawab,
ما أراه على الإسلام 
"Aku tidak melihatnya di atas Islam."
Al-Khalal berkata lagi: Abdul Malik bin Abdul Hamid memberitakan kepadaku, ia berkata: Aku mendengar Abu Abdillah berkata:
من شتم أخاف عليه الكفر مثل الروافض
"Barang siapa mencela (sahabat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam) maka aku khawatir ia menjadi kafir seperti halnya orang-orang Rafidhah." Kemudian beliau berkata:
من شتم أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم لا نأمن أن يكون قد مرق عن الدين
"Barangsiapa mencela Shahabat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam maka kami khawatir ia telah keluar dari Islam (tanpa disadari)." (Al-Sunnah, Al-Khalal: 2/557-558)
Al-Khalal berkata: Abdullah bin Ahmad bin Hambal menyampaikan kepadaku, katanya: "Saya bertanya kepada ayahku perihal seseorang yang mencela salah seorang dari Shahabat Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Maka beliau menjawab:
ما أراه على الإسلام
"Aku tidak melihatnya di atas Islam"." (Al-Sunnah, Al-Khalal: 2/558. Bacalah: Manaakib al Imam Ahmad, oleh Ibnu Al-Jauzi, hal. 214)
Tersebut dalam kitab As Sunnah karya Imam Ahmad, mengenai pendapat beliau tentang golongan Rafidhah:
هم الذين يتبرأون من أصحاب محمد صلى الله عليه وسلم ويسبونهم وينتقصونهم ويكفرون الأئمة إلا أربعة : علي وعمار والمقداد وسلمان وليست الرافضة من الإسلام في شيء
"Mereka itu adalah golongan yang menjauhkan diri dari shahabat Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan mencelanya, menghinanya serta mengkafirkannya kecuali hanya empat orang saja yang tiada mereka kafirkan, yaitu: Ali, Ammar, Miqdad dan Salman. Golongan Rafidhah ini sama sekali bukan Islam." (Al-Sunnah, milik Imam Ahmad: 82)
Ibnu Abdil Qawiy berkata: "Adalah imam Ahmad mengafirkan orang yang berlepas diri dari mereka (yakni para sahabat) dan orang yang mencela 'Aisyah Ummul Mukminin serta menuduhnya dengan sesuatu yang Allah telah membebaskan darinya, seraya beliau membaca:
يَعِظُكُمَ اللَّهُ أَنْ تَعُودُوا لِمِثْلِهِ أَبَدًا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
"Allah menasehati kamu, agar kamu jangan mengulang hal seperti itu untuk selama-lamanya, jika kamu benar-benar beriman." (QS. Al-Nuur: 17. Dinukil dari Kitab Maa Dhahaba Ilaihi al-Imam Ahmad: 21)
Ketiga: Imam Al Bukhari (wafat tahun 256 H)
Beliau berkata:
ما أبالي صليت خلف الجهمي والرافضي ، أم صليت خلف اليهود والنصارى ولا يسلم عليهم ولا يعادون ولا يناكحون ولا يشهدون ولا تؤكل ذبائحهم
"Bagi saya sama saja, apakah aku shalat di belakang seorang Jahmi (beraliran Jahmiyah) atau seorang Rafidzi (b eraliran Syi'ah Rafidhah), atau aku shalat dibelakang Imam Yahudi atau Nashrani. Dan (seorang muslim) tidak boleh memberi salam kepada mereka, mengunjungi mereka ketika sakit, kawin dengan mereka, menjadikan mereka sebagai saksi dan memakan sembelihan mereka." (Khalqu Af'al al-Ibad: 125)
Keempat: Abdurrahman bin Mahdi
Imam al-Bukhari berkata: Abdurrahman bin Mahdi berkata: "Keduanya adalah agama tersendiri, yakni Jahmiyah dan Rafidhah (Syi'ah)." (Khalqu Af'al al-Ibad: 125)
Kelima: Al-Faryabi
Al-Khalal meriwayatkan, ia berkata: "Telah menceritakan kepadaku Harb bin Ismail al- Kirmani, ia berkata: "Musa bin Harun bin Zayyad menceritakan kepada kami, ia berkata: "Saya mendengar al-Faryabi dan seseorang yang bertanya kepadanya tentang orang yang mencela Abu Bakar. Jawabnya: "Dia Kafir." Lalu ia berkata: "Apakah orang semacam itu boleh dishalatkan jenazahnya?" Jawabnya: "Tidak." Dan aku bertanya pula kepadanya: "Apa yang dilakukan terhadapnya, padahal orang itu juga telah mengucapkan Laa Ilaaha Illallah?" Jawabnya: "Jangan kamu sentuh (Jenazahnya) dengan tangan kamu, tetapi kamu angkat dengan kayu sampai kamu menurunkan ke liang lahatnya." (al-Sunnah, milik al-Khalal: 2/566)
Keenam: Ahmad bin Yunus
Kunyahnya adalah Ibnu Abdillah. Ia dinisbatan kepada datuknya, yaitu salah seorang Imam (tokoh) As-Sunnah. Beliau termasuk penduduk Kufah, tempat tumbuhnya golongan Rafidhah. Beliau menceritakan perihal Rafidhah dengan berbagai macam alirannya. Ahmad bin Hambal telah berkata kepada seseorang: "Pergilah anda kepada Ahmad bin Yunus, karena dialah seorang Syeikhul Islam." Para ahli Kutubus Sittah telah meriwayatkan Hadits dari beliau. Abu Hatim berkata: "Beliau adalah orang kepercayaan lagi kuat hafalannya". Al-Nasaai berkata: "Dia adalah orang kepercayaan." Ibnu Sa'ad berkata: "Dia adalah seorang kepercayaan lagi jujur, seorang Ahli Sunnah wal Jama'ah." Ibnu Hajar menjelaskan, bahwa Ibnu Yunus telah berkata: "Saya pernah datang kepada Hammad bin Zaid, saya minta kepada beliau supaya mendiktekan kepadaku sesuatu hal tentang kelebihan Utsman. Jawabnya: "Anda ini siapa?" Saya jawab: "Seseorang dari negeri Kufah." Lalu ia berkata: "Seorang Kufah menanyakan tentang kelebihan-kelebihan Utsman. Demi Allah, aku tidak akan menyampaikannya kepada Anda, kalau Anda tidak mau duduk sedangkan aku tetap berdiri!" Beliau wafat tahun 227 H. (Tahdzibut Tahdzib, 1:50, Taqribut Tahdzib, 1:29).
Beliau (Ahmad bin Yunus) rahimahullah berkata,
لو أن يهودياً ذبح شاة ، وذبح رافضي لأكلت ذبيحة اليهودي ، ولم آكل ذبيحة الرافضي لأنه مرتد عن الإسلام
"Seandainya saja seorang Yahudi menyembelih seekor kambing dan seorang Rafidhi (Syi'i) juga menyembelih seekor kambing, niscaya saya hanya memakan sembelihan si Yahudi, dan aku tidak mau makan sembelihan si Rafidhi. Karena dia telah murtad dari Islam." (Al-Sharim al-Maslul, Ibnu Taimiyah: 57)
Ketujuh: Al-Qadhi Abu Ya'la
Beliau berkata, "Adapun Rafidhah, maka hukum terhadap mereka . . . sesungguhnya mengafirkan para sahabat atau menganggapnya fasik, yang berarti mesti masuk neraka, maka orang semacam ini adalah kafir." (Al Mu'tamad, hal. 267)
. . sesungguhnya mengafirkan para sahabat atau menganggapnya fasik, yang berarti mesti masuk neraka, maka orang semacam ini adalah kafir. . .
Sementara Rafidhah (Syi'ah) sebagaimana terbukti di dalam pokok-pokok ajaran mereka adalah orang-orang yang mengkafirkan sebagian besar Shahabat Nabi. Silahkan baca kembali tulisan yang telah kami posthing:
Kitab Syi'ah Melaknat dan Mengafirkan Abu Bakar, Umar dan 'Aisyah
Kedelapan: Ibnu Hazam al-Zahiri
Beliau berkata: "Pendapat mereka (Yakni Nashrani) yang menuduh bahwa golongan Rafidhah (Syi'ah) merubah Al-Qur'an, maka sesungguhnya golongan Syi'ah Rafidhah bukan termasuk bagian kaum muslimin. Karena golongan ini muncul pertama kalinya setelah dua puluh lima tahun dari wafatnya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Syi'ah Rafidhah adalah golongan yang mengikuti langkah-langkah Yahudi dan Nashrani dalam melakukan kebohongan dan kekafiran." (Al-fahl fi al-Milal wa al-Nihal: 2/213)
Beliau berkata: "Salah satu pendapat golongan Syi'ah Imamiyah, baik yang dahulu maupun sekarang ialah Al-Qur'an itu sesungguhnya telah diubah."
Kemudian beliau berkata: "Orang yang berpendapat, bahwa Al Qur'an ini telah diubah adalah benar-benar kafir dan men-dustakan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.(Al Fashl: 5/40)
Beliau berkata: "Tidak ada perbedaan pendapat di kalangan semua kelompok umat Islam Ahlus Sunnah, Mu'tazilah, Murji'ah, Zaidiyah, bahwa adalah wajib berpegang kepada Al Qur'an yang biasa kita baca ini " Dan hanya golongan Syi'ah ekstrim sajalah yang menyalahi sikap ini. Dengan sikapnya itu mereka menjadi kafir lagi musyrik, menurut pendapat semua penganut Islam. Dan pendapat kita sama sekali tidak sama dengan mereka (Syi'ah). Pendapat kita hanyalah sejalan dengan sesama pemeluk agama kita." (Al Ihkam Fii Ushuuli Ahkaam: 1/96)
Beliau berkata pula: "Ketahuilah, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam tidak pernah menyembunyikan satu kata pun atau satu huruf pun dari syariat Ilahi. Saya tidak melihat adanya keistimewaan pada manusia tertentu, baik anak perempuannya atau keponakan laki-lakinya atau istrinya atau shahabatnya, untuk mengetahui sesuatu syariat yang disembunyikan oleh Nabi terhadap bangsa kulit putih, atau bangsa kulit hitam atau penggembala kambing. Tidak ada sesuatu pun rahasia, perlambang ataupun kata sandi di luar apa yang telah disampaikan oleh Rasulullah kepada umat manusia. Sekiranya Nabi menyembunyikan sesuatu yang harus disampaikan kepada manusia, berarti beliau tidak menjalankan tugasnya. Barang siapa beranggapan semacam ini, berarti ia kafir. (Al Fashl, 2:274-275)
Orang yang berkeyakinan semacam ini dikafirkan oleh Ibnu Hazm. Dan keyakinan semacam ini dipegang oleh Syi'ah Itsna Asy'ariyah. Pendapat ini dikuatkan oleh guru-guru beliau pada masanya dan para ulama sebelumnya.
Penutup
Dan Masih banyak lagi perkataan-perkataan para ulama yang sangat tegas terhadap Syi'ah Rafidhah yang memiliki keyakinan berbeda dari aqidah kaum muslimin dan menyimpang dari ketentuan Al-Qur'an dan Sunnah Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Rasanya tidak ada habisnya menjelaskan keyakinan batil golongan syi'ah, baik dari ulama terdahulu maupun belakangan. Namun sayang kenapa banyak manusia bisa disesatkan dan tertarik kepada ajaran yang sangat jelas kebatilannya. Semoga Allah melindungi kita dan kaum mukminin secara keseluruhan dari jerat dan tipu daya golongan Syi'ah Rafidhah. [PurWD/voa-islam.com]
Read More..

12 Orang Tewas dalam Baku Tembak di Dagestan Kaukasus Utara



12 Orang Tewas dalam Baku Tembak di Dagestan Kaukasus Utara

DAGESTAN, KAUKASUS UTARA (voa-islam.com) - Dua belas orang tewas pada hari Jumat dalam serangan militer Rusia terhadap para pejuang Islam di wilayah Kaukasus Utara, kantor-kantor berita melaporkan.

Sebuah baku tembak di wilayah Dagestan pada hari Jumat menewaskan Empat tentara Kementrian Dalam Negeri Rusia dan melukai tiga lainnya, sementara itu lima pejuang Islam Emirat Kaukasus juga gugur dalam peristiwa tersebut, kantor berita Rusia Itar-Tass melaporkan, mengutip satu sumber dari Komite Investigasi lokal.

Pasukan keamanan juga menewaskan tiga pejuang di Ingushetia yang telah dikepung dalam sebuah rumah pribadi di desa Ekazhevo, kantor berita melaporkan.

Rusia mengklaim salah satu orang yang gugur tersebut, Dzhamaleil Mutaliyev, adalah pemimpin dari pejuang Islam Emirat Kaukasus di Ingushetia dan merupakan orang kepercayaan dari komandan perang Chechnya Shamil Basayev.

Shamil Basayev sendiri telah gugur pada tahun 2006, sekitar dua tahun setelah ia mengirim pejuang untuk menyerbu Sekolah Nomor 1 di Beslan tahun 2004. Dalam operasi "penyelamatan" yang dilakukan oleh militer Rusia, 331 orang, kebanyakan dari mereka anak-anak meninggal.

Meskipun telah lebih dari satu dekade setelah pasukan Rusia menggulingkan pemerintah Mujahidin di Chechnya, para pejuang Islam masih terus melancarkan serangan terhadap pasukan keamanan dan polisi pemerintahan boneka Rusia di seluruh wilayah Kaukasus berpenduduk mayoritas Muslim tersebut.  (by/wb)
Read More..

Syekh Omar Bakri: Al-Qaeda Mampu Menggulingkan Rezim Assad


Syekh Omar Bakri: Al-Qaeda Mampu Menggulingkan Rezim Assad

LONDON.(voa-islam.com) - Salah seorang Da’I tersohor, Syekh Omar Bakri Mohammed (OBM), yang diusir dari tanah Inggris sekitar tujuh tahun yang lalu dan tinggal di Lebanon sekarang, memperingatkan bahwa Al-Qaeda sedang mempersiapkan untuk meluncurkan serangan terhadap rezim Suriah. Syekh OBM mengatakan dalam sebuah wawancara dengan koran (Daily Telegraph) Kamis bahwa kelompok Muslim militan Salafi, termasuk Al-Qaeda dan Jama’ah Al-Ghuroba, "siap untuk memberikan bantuan kepada saudara-saudara Muslim di Suriah, dengan kampanye serangan istisyhadiyah terhadap Presiden Bashar al-Assad".
Beliau menambahkan bahwa Al-Qaeda "dapat membuat Partai Baath, melarikan diri setelah dua atau tiga operasi, yang disebutnya sebagai bom istisyhadiyah, dan akan pergi ke Parlemen ketika partai brkumpul didalamnya dan meledakan diri, karena itu adalah sangat cerdas dan dapat membuat banyak senjata dari ketiadaan, dan bisa pergi ke dapur pizza dibuat dan disampaikan bom segar ".
Bakri menggambarkan gelombang revolusi yang mendukung Demokrasi yang menyapu Timur Tengah tahun lalu sebagai kemenangan untuk al-Qaeda, di mana ia menyediakan revolusi di dunia Arab, pembongkaran rezim otoriter dan badan-badan intelijen yang tidak berbelas kasih kepada kelompok-kelompok Salafi, memberikan mereka ruang untuk bernapas. Dan terlaksananya pembebasan ribuan tahanan Islam di Tunisia, Mesir, Libya, setelah runtuhnya kediktatoran, yang menyebabkan mereka menjadi lahan subur bagi perekrutan".
.....Beliau menambahkan bahwa Al-Qaeda "dapat membuat Partai Baath, melarikan diri setelah dua atau tiga operasi, yang disebutnya sebagai bom istisyhadiyah, dan akan pergi ke Parlemen ketika partai brkumpul didalamnya dan meledakan diri.........
"Al-Qaeda masih menunggu untuk mendengar seruan orang-orang Suriah sebelum mereka intervensi" papar manta petinggi Hizbut Tahrir mengkritik oposisi Suriah untuk meminta bantuan dari Inggris dan negara-negara Barat lainnya yang kafir.
Syekh Bakri menambahkan "Saya orang yang pertama kali untuk menyerukan berjihad di Suriah, dan sejauh ini tidak ada kehadiran Al Qaeda di negara ini, dan jika orang-orang Suriah terus menuntut kebebasan dan demokrasi, mereka harus mencari keduanya dan menikmatinya. Tetapi jika diminta untuk membantu saudara-saudara mereka, kaum Muslim akan datang dan mengirim mereka ke kegelapan ".
“Al-Qaeda kemungkinan besar ikut campur di Suriah dalam kondisi pasukan Barat tidak melakukan intervensi dan gagal untuk membangun wilayah yang aman di negara itu untuk membantudalam penggulingan rezim dengan cara damai." Tandas beliau.(usamah/tawhid)
Read More..

22 pemberontak Syiah Houti Tewas dalam Serangan Pejuang Sunni di Saada


22 pemberontak Syiah Houti Tewas dalam Serangan Pejuang Sunni di Saada

SANAA, YAMAN (vos-islam.com) - Sedikitnya 22 milisi Syiah tewas dalam bentrokan antara pemberontak Syiah dan para pejuang dari kelompok Sunni di provinsi yang berada di bawah kontrol pemberontak Syiah di Yaman utara, sumber suku mengatakan pada Kamis (26/1/2012).

Sebuah sumber yang dekat dengan pemberontak Syiah yang dikenal sebagai Houthi mengatakan pejuang dari kelompok Sunni yang dikenal sebagai Salafi menyerang pemberontak semalam di Hajja dan di daerah Kataf provinsi Saada, sebuah daerah yang telah melihat pertempuran sektarian intens dalam beberapa bulan terakhir.

"Kami diblokir oleh serangan selama satu jam dan 13 orang meninggal di Hajja dan sembilan di Kataf," kata sumber Houthi tersebut.
..Kami diblokir oleh serangan selama satu jam dan 13 orang meninggal di Hajja dan sembilan di Kataf..
Kelompok Syiah Houthi, yang menarik nama mereka dari seorang pemimpin suku, telah memerangi pasukan pemerintah selama bertahun-tahun sampai suatu pemberontakan terhadap Presiden Ali Abdullah Saleh tahun lalu memberi mereka kebebasan di provinsi Saada, yang berbatasan dengan eksportir minyak nomor satu di dunia Arab Saudi. Kerajaan Saudi, yang merupakan sekutu kunci AS, secara singkat memerangi kelompok Syiah Houthi di Saada setelah sekte tersebut merebut wilayah Saudi pada tahun 2009.

Pergolakan politik telah sangat memperlemah kontrol pemerintah pusat terhadap sejumlah bagian Yaman, yang memungkinkan beberapa kelompok untuk merebut seluruh propinsi termasuk Saada di Yaman Utara dan Abyan di Yaman selatan yang di kuasai oleh para pejuang Islam yang berafiliasi dengan Al-Qaeda. (st/reuters)
Read More..

PBB: Al-Qaeda dikhawatirkan akan Menguasai Yaman


PBB: Al-Qaeda dikhawatirkan akan Menguasai Yaman

YAMAN.(voa-islam.com) - Jamal Bin Omar dari Utusan Sekretaris Jenderal PBB untukYaman pada hari Kamis mengumumumkan bahwa Al-Qaeda telah memperkuat posisinya di Yaman, menunjukkan bahwa pemerintah Yaman sedang menghadapi tantangan utama adalah untuk kembali memaksakan otoritasnya atas berbagai area. Utusan PBB itu menggambarkan situasi di Yaman dalam posisi mengkhawatirkan, menyatakan bahwa PBB dirancang untukmemberikan bantuan, termasuk pelaksanaan pemilihan presiden pada tanggal dua puluhg satu bulan depan.
Pasukan Pengawal Republik dikerahkan di kota Yaman setelahRadaa diambil alih oleh kelompok bersenjata pekan lalu, dan Tokoh suku berkata: ". Kelompok bersenjata telah meninggalkan kota kemarin pagi setelah kompromi pada tuntutan mereka, sementara sumber-sumber keamanan menegaskan bahwa penarikan itu dating setelah militer mengancam menyerbu kota".
Sumber keamanan mengatakan bahwa tentara itu telah menyerang Al-Qaeda, yang dipimpin oleh Tariq Al-Dzahab, sampai tengah malam Rabu mencatat bahwa militer meningkatkan keberadaannya di sekitar Radaa dengan beberapa tank dan kendaraan militer serta pengangkut personil. Dalam persiapan untuk sebuah serangan terhadap pejuang Al-Qaeda, yang menyatakan beberapa hari setelah pendudukan kota, pembentukan "Imirah Islam".
Sumber tersebut menunjukkan bahwa Al-Qaeda telah meninggalkan kota setelah merasa sangat terancam militer, terutama karena mereka terperangkap dari daerah Amiriya.(usamah/tawhid)
Read More..

AQAP Tinggalkan Radda Setelah Yaman Setuju Bebaskan Tahanan Al-Qaeda

AQAP Tinggalkan Radda Setelah Yaman Setuju Bebaskan Tahanan Al-Qaeda

SANAA, YAMAN (voa-islam.com) - Kelompok pejuang Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) meninggalkan kota Radda di Yaman yang mereka rebut pekan lalu dengan pertukaran pelepasan rekan-rekan mereka yang dipenjara dan untuk pembentukan sebuah dewan yang mengatur syariah Islam di daerah itu, seorang anggota suku yang terlibat dalam negosiasi mengatakan.

Pejuang Islam Al-Qaeda mengambil alih Radda satu pekan lalu, dipimpin oleh Tareq Al-Dahab, seorang kerabat dari Sheikh Anwar al-Awlaki, yang dituduh Washington memiliki peran utama dalam cabang Al-Qaeda Yaman dan terbunuh dalam serangan pesawat tak berawak tahun lalu.

Pengambilalihan kota itu, terletak sekitar 170 km tenggara Sanaa, menggarisbawahi kekhawatiran bahwa gejolak politik yang berkepanjangan di Yaman bisa memberikan sayap daerah Al-Qaeda pijakan dekat rute pengiriman minyak melalui Laut Merah.

Tareq Al-Dahab menuntut pembebasan beberapa tahanan, termasuk Nabil saudaranya, serta pembentukan sebuah dewan untuk menjalankan kota tersebut di bawah hukum Islam, tetapi upaya sebelumnya untuk memfasilitasi penarikan kelompok pejuang Al-Qaeda tersebut gagal.

"Menurut kesepakatan yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari Rabu, pemimpin kelompok harus menarik pengikutnya dari kota dan pindah ke ... sebuah daerah pedesaan yang terletak jauh dari kota sampai para anggota Al-Qaeda yang ditahanan dibebaskan dari penjara keamanan pusat, "kata pemimpin suku Ahmed Al-Kalz, yang mengambil bagian dalam pembicaraan, Selasa malam.
..Menurut kesepakatan yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada hari Rabu, pemimpin kelompok harus menarik pengikutnya dari kota dan pindah ke ... sebuah daerah pedesaan yang terletak jauh dari kota sampai para anggota Al-Qaeda yang ditahanan dibebaskan dari penjara keamanan pusat..
Dahab diserahkan anak-anak dari dua suku senior sebagai jaminan terhadap pelepasan dari 15 pejuang Islam yang ditahan oleh badan intelijen, Kalz mengatakan, menambahkan bahwa dewan yang dibentuk untuk memerintah Radda akan mengikuti hukum Yaman.

"Para juru runding mengatakan kepada Dahab bahwa semua hukum Yaman didasarkan pada hukum Islam dan bahwa tidak ada kontradiksi dalam itu," kata Kalz.

Sejak protes meletus awal tahun lalu menuntut diakhirinya 33 tahun pemerintahan Saleh, para pejuang Islam telah mengeksploitasi kelemahan kontrol dari pemerintah pusat untuk merebut potongan-potongan wilayah, terutama di provinsi selatan Abyan.

Para penentang Saleh menuduhnya melebih-lebihkan dan bahkan mendorong militansi untuk menakut-nakuti Amerika Serikat dan Arab Saudi - keduanya merupakan target serangan yang gagal oleh sayap Al-Qaeda yang berbasis di Yaman - untuk mendukung dia.

Saleh meninggalkan Sanaa pada hari Ahad (22/1/2012) untuk perawatan medis di Amerika Serikat, namun mengatakan dalam sebuah pidato perpisahan bahwa dia akan kembali ke Yaman. (an/an)
Read More..

Jumat, 27 Januari 2012

|| mahasiswa dan dosen antara jihad, bangku kuliah dan tutor ||


Berkata Imam Nawawi : Jika jihad menjadi fardhu ain maka ia lebih afdhal dari pada ilmu, sama saja apakah itu ilmu fardhu ain atau fardhu kifayah (Qolu Faqul 70)

Syeikh Al-Mujahid Harist Abdus Salam Al-Mishriy berkata :

Betapa ramainya orang-orang mengaku-aku bahwa mereka dalam jihad. Mereka berkata : "Kami dalam jihad", pengakuan untuk menghiasi keengganan mereka mengikuti perang. Cobalah lihat gaya kehidupan mereka; pejabat aman bersama keluarganya, ini pedagang, lalu itu buruh, petani dan lihat disana mahasiswa Al-Azhar atau mahasiswa fakultas syareah (ushuluddin), kedokteran, ekonomi, ilmu politik atau ……Masing-masing menyangka dalam jihad, mereka boleh duduk meninggalkan perang, sedang dia di negerinya makan, minum, kuliah, kerja dengan senang santai menganggap apa yang mereka lakukan lebih baik dari perang. Mereka-mereka ini para pengubah dan penyeleweng harus duduk manis memperdalam Al-Kitab dan sunnah serta sirah tabi'in. (10)

"Jihad apabila menjadi fadhu ain, maka anak berangkat perang tanpa perlu mendapat ijin dari orang tuanya. Apakah hari ini mahasiswa berangkat kuliah dengan jarak begitu jauh untuk menempuh ilmu falsafat atau ekonomi harus meminta ijin kepda orang tuanya? Bila bunda melarang anak-anaknya untuk mengikuti ujian mata kuliah ekonomi, apakah harus dipatuhi hal ini? Begitu juga bila bunda melarang anak-anaknya untuk meninggalkan jihad ketika fardhu ain apa harus ditaati? Manakah yang paling urgen? Perang ataukah studi ekonomi? Apakah Anda tidak mengerti dari ungkapan saya itu bahwa sebenarnya persiapan-persiapan seperti ini di negerimu tidak lain kecuali pikiran yang salah mengalir menutupi akal sehat!! Sesungguhnya persiapan (idad) yang hakiki adalah persiapan untuk perang". (Ibid 11)

Bila jihad telah fardhu ain, seseorang boleh berangkat tanpa meminta ijin kepada orang yang menghutangi seperti dijelaskan oleh para ulama. Apakah kamu ketika akan berangkat kuliah mempelajari ekonomi sibuk dan cemas karena beban hutang dan memperberat studimu dari pada jihad dengan beralasan bahwa idad fikri (persiapan intelektual) lebih baik dari pada idad perang? Apakah hukum syareat telah diamandemen seiring bergulirnya zaman? (12)

Jihad ketika fardhu ain didahulukan daripada shalat menurut madzhab empat kecuali Hambali. Meninggalkan jihad fardhu ain berarti dosa sebagaimana meniggalkan shalat. Apakah perbuatan kamu ketika kuliah, diskusi dan praktek laborat kalian utamakan dari shalat, zakat dan puasa ketika itu semua berbenturan? Apa pendapat kalian? Sesungguhnya apa yang kalian perbuat hari ini lebih baik dan lebih bermanfaat bagi muslimin, benarkah begitu? Apakah benar kalian menetapkan maslahah yang lebih baik dari apa yang telah Alloh, rasul tetapkan dan diikuti para ulama? (12)

Seandainya diadakan ujian yang memerlukan waktu selama enam jam, dimulai dari sebelum azan dhuhur dan selesai ketika isya dengan melewati tiga shalat. Bolehkan seseorang meninggalkan shalat ini dengan alasan suatu ketika nanti bila ia lulus dan berhasil membuka praktek klinik pengobatan, maka ia akan sumbangkan 30% dari penghasilannya untuk jihad Palestina? Lalu apakah juga boleh mengikuti ujian perkuliahan di teknik sipil dan meninggalkan shalat jumat karena waktunya mepet? Namun dalam medan tempur, shalat boleh ditinggalkan bila kondisi peperangan berkecamuk sangat hebat (dengan shalat khaouf atau jamak ) seperti terjadi dalam perang Khandaq".(12)

Bila seseorang hendak mengikuti perkuliahan di universitas "Barat", namun dia harus meminum sedikit vitamin untuk menambah suplemen agar mampu mengikuti perkuliahan padahal hari itu puasa ramadhan, apakah boleh bagi dia untuk melakukan hal ini? Tapi jihad ketika fardhu ain dia diutamakan dari puasa dengan kesepakatan seluruh ulama dan dia boleh berbuka. Kalau begitu manakah yang lebih utama perang atau….?

Seandainya sebelum mengikuti suatu ujian, pihak universitas mensyaratkan telanjang untuk diperiksa didepan computer, apakah dibenarkan dia melakukan hal ini dengan alasan jika nanti behasil lolos masuk fakultas teknik nuklir maka dia kan mempelajari cara merakit rudal berhulu ledak nuklir dengan itu dia bisa menyerang Israel?"

Manakah yang terasa lebih menakutkan musuh, seorang pemuda yang mengendap-endap melaksanakan operasi peledakan pada sasaran Yahudi dan sukses tetapi pemuda tersebut tertangkap dan dieksekusi ataukah pemuda yang (terang-terangan) masuk (SPMB) di Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Teknik Arsitektur? (23)

Kepada para penyanjung peradaban (teknologi) aku ajukan soalan: Bila musuh melakukan suatu invansi ke dalam kotamu, apakah yang kamu lakukan maju memeranginya dengan sekuat tenagamu ataukah kamu diam tetap konsentrasi merampungkan kuliahmu? Apakah dalam Islam ada pemahaman tentang pembagian/batasan-batasan Negara (selain darul Islam atau harbi serta maridin). Sesungguhnya Negara Islam adalah satu kesatuan! Pantaskah kita berkata kepada anak-anak Palestina: Berangkatlah kalian pelajari ekonomi dan social dan kita akan mengobarkan perang peradaban bukan perang bersenjata!!! Subhanalloh! (27)

Rasululloh bersabda : "Jika kalian berjual beli inah, kalian mengikuti ekor sapi, kalian ridha pada pertanian dan kalian tinggalkan jihad, maka Alloh akan timpakan pada kalian suatu kehinaan yang tidak akan lepas sampai kalian kembali kepada agama kalian". (Abu Dawud dengan isnad hasan. Syeikh Syakir berkata: shahih). Dalam riwayat lain: "Jika manusia telah tergantung pada dinar dan dirham….Allah akan turunkan padanya cobaan”. (Tirmidzi, Baihaqi: shahih). Kehinaan disebabkan oleh harta, ekonomi dan meninggalkan jihad, lalu kepiye kalian berstatemen bahwa idad ekonomi lebih diutamakan dari pada idad operasi militer? (28)

Kehinaan kita bermula dari meninggalkan jihad bukan dari kelalaian kita kan ekonomi, politik, teknologi atau informatika. (28)

Siapa yang ngomong bahwa jihad tidak mungkin bisa ditegakkan tanpa persiapan informasi dan ekonomi? Bukankah perang melawan komunisme di Afghan dimulai oleh 30 orang? Di Cechnya oleh 12 orang? Padahal sebelumnya kita pada perang Hunain memiliki jumlah sangat banyak tetapi kenyataan di lapangan memberikan efek sebaliknya? Siapa yang melarang berperang dan mengalihkan kepada pendapat yang kamu sebarkan? (29)

Sedangkan orang yang duduk-duduk ngoprek mempelajari ilmu informatika dan informasi yang peperangan senantiasa mempertautkannya dengan alasan bahwa computer merupakan alat yang paling penting dalam pertempuran. Maka kami jawab: janganlah kamu mentertawai dirimu sendiri, sebab tanpa diragukan lagi disana ada yang lebih penting dari semua itu. Mengapa kamu tidak mempelajari hal-hal yang langsung bermanfaat dalam kancah peperangan? Dengan kalimat yang lebih jelas: Mengapa kamu tidak mempelajari teknik-teknik nikayah (menceburkan diri) pada kerumunan kafirin? Misalanya dengan nikayah untuk merugikan perekonomian mereka…agar mereka sakit dan menderita.." (36)

***
Akhi muslim, perkataan-perkataan beliau ini rasanya tidak mungkin diucapkan oleh golongan manusia. Beliau sangat ringan dalam melontarkan kalimat-kalimat yang lebih tajam dari peluru karena beliau berada pada puncak ketinggian Islam – dzirwatu tsanamil Islam – diantara desingan misil, splinter dan kelaparan. Sedangkan kami merasa berberat hati menerimanya karena berada pada lembah dunia – Al-Wahn -.

Kitab setebal 154 halaman ini membantah para apriori jihad terkusus para pelajar, dosen dan intelektual muslim yang menyanyikan ribuan alasan dan Syeikh membahasnya secara tajam dan ilmiah. Buku ini bukan sembarang buku, tidak kaku bak desertasi penuh footnote, tapi ia hidup, benar-benar hidup. Antum wajib mempelajarinya dan silahkan bandingkan….

Ya Rabbi, bimbinglah daku untuk mendekat pada petunjukmu yang lurus ini


Oleh : Syeikh Al-Mujahid Harist Abdus Salam Al-Mishriy

Source : Qoluu Faqul! Anil Jihad
Read More..

Warisan Ustadz Urwah #2 >>> Risalah dan Nidaat 1 - 10 <<< Lengkap


Warisan Ustadz Urwah #2 >>> Risalah dan Nidaat 1 - 10 <<< Lengkap

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته






Alhamdulillah, dengan izin Alloh kumpulan risalah dan nidaat telah dirilis secara lengkap di forum at-tawbah versi lama.

Dan kali ini saya ingin memposting kembali dengan link-link baru, semoga dapat menjadi pengingat bagi para mujahid ataupun para calon mujahid agar kembali di jalan jihad.


Risalah dan nidaat ini ada sepuluh judul

1. Risalah buat mujahidin yang bebas dari thoghut....

2. Ta'awun

3. Jalan pintas menuju ampunan dan jannah

4. Bersatu di dalam amal

5. Ketika Ulama menjadi thoghut

6. bisnis yang tak pernah rugi

7. I'dad sebelum berjihad

8. Kewajiban Yang Dilalaikan

9. Silahkan Kau Cela Aku

10. Bebaiat untuk siap Mati



Masing-masing materi dalam file terpisah sehingga mudah untuk dibuat buku saku atau bisa juga digabungkan menjadi buku tebal.

Unduh dari salah satu link di bawah ini
doc

http://www.filesonic.com/file/130154...h_doc.zip.html
http://hotfile.com/dl/122070634/1c0f...h_doc.zip.html
http://uploading.com/files/f2c7f63m/Risalah%2Bdoc.zip/
http://depositfiles.com/en/files/nnxm266jl
http://www.fileserve.com/file/b9yXm3A
http://www.megaupload.com/?d=S6OY75OH
http://www.zshare.net/download/91851535e433676f/
https://rapidshare.com/files/3793099...h_doc.zip.html


pdf
http://www.filesonic.com/file/130162...h_pdf.zip.html
http://hotfile.com/dl/122072022/a5a1...h_pdf.zip.html
http://uploading.com/files/8m7f22ff/Risalah%2Bpdf.zip/
http://depositfiles.com/en/files/26ksaco4q
http://www.fileserve.com/file/JM5xwDW
http://www.megaupload.com/?d=7G4AYXP1
http://www.zshare.net/download/91852533554757c7/
https://rapidshare.com/files/4632650...h_pdf.zip.html


Diupload ulang oleh Hamba Alloh yang faqir


( penyebarilmu )


source : forum at-tawbah
Read More..

Dari sahabatnya # at-Tawbah # menghadirkan # Tarjamah Indonesia [ Episode Pertama - Hari-hari Bersama Sang Imam - oleh al-Amir / Ayman azh-Zhowahiriy semoga Alloh menjaganya ]

attawbah2 

Dari sahabatnya # at-Tawbah # menghadirkan # Tarjamah Indonesia [ Episode Pertama - Hari-hari Bersama Sang Imam - oleh al-Amir / Ayman azh-Zhowahiriy semoga Alloh menjaganya ]

بسم الله الرحمن الرحيم




منتديات التوبة الإسلامية
Forum Islam at-Tawbah








menghadirkan


الترجمة الإندونيسية
Tarjamah Indonesia






الحلقة الأولى من
Episode Pertama Dari


[ أيـــام مـــع الإمـــــام (1) ]
[ Hari-hari Bersama Sang Imam (1) ]





للشيخ الأمير / أيــمـــن الظـــواهــــري حفظه الله

Oleh Syaykh al-Amir / Ayman azh-Zhowahiriy semoga Alloh menjaganya


Untuk Download

Password
post2347636

Video
245.35 MB

http://www.filesonic.com/file/NroaBJ4
http://depositfiles.com/files/rxnhcpw0r
http://www.uploadking.com/JSAZDLQ84N
http://www.uploadhere.com/FI6N7ZXXNU
http://www.megaupload.com/?d=2FX0O7US
http://www.multiupload.com/LM8DSYEFO8
http://hotfile.com/dl/141358547/0a08818/4m.rar.html
http://www.zshare.net/download/9856701929395eda/


Naskah
422,99 KB

http://depositfiles.com/files/5vay628a7
http://www.fileserve.com/file/7fMCbyQ
http://www.mediafire.com/?ktcflrguw5b91h6
http://www.2shared.com/file/hMyeL8ij/days.html
http://www.4shared.com/rar/9DUzOMgA/days.html
http://hotfile.com/dl/142979627/f60ee42/days.rar.html




Berdoalah untuk saudara-saudara Antum yang berjihad


Saudara-saudara Antum di
Forum Islam at-Tawbah

~Membaca Teks Langsung~


Dengan nama Alloh, segala puji bagi Alloh, sholawat dan salam semoga terlimpah pada Rosululloh beserta keluarga beliau, para shohabat beliau dan siapa saja yang loyal pada beliau.

Wahai saudara-saudara, kaum muslimiin di setiap tempat,

As-salaamu ‘alaykum wa rohmatullohi wa barokaatuh / semoga kesejahteraan serta rohmah dan barokah Alloh terlimpah pada kalian.

Sungguh para ikhwah telah meminta pada saya –semoga Alloh memberikan balasan yang baik pada mereka- untuk berbicara mengenai beberapa kenangan bersama as-Syaykh al-Imam al-Mujaddid al-Mujaahid Sang Penghidupjihad di zaman ini, Sang Singaislam as-Syaykh Usamah bin Ladin –semoga Alloh melimpahkan rohmah padanya-. Juga (para ikhwah meminta) agar saya menjelaskan sisi-sisi kemanusian dari kehidupannya, yang barangkali tidak tampak oleh kaum muslimiin secara umum. Sisi yang luhur, terpuji, lagi mulia inilah yang menjadikan mulia setiap orang yang bergaul dengan orang ini, yang berakhlaq luhur, berperasaan mulia, dermawan, bermurah hati serta toleran.

Sebenarnya saya, segala puji bagi Alloh, sungguh Alloh –Yang suci lagi tinggi- telah memuliakan saya dengan menemani pria ini dalam waktu yang cukup lama, dalam bepergian, dalam persinggahan, perjalanan, bermukim dan dalam berbagai keadaan. Maka segala puji bagi Alloh, saya telah melihat berbagai sisi kehidupannya yang agung, terpuji dan mulia, yang sebagiannya ingin saya sampaikan kepada saudara-saudara saya –kaum muslimiin-, sesuai dengan permintaan para ikhwah.

Sungguh saya telah meminta pada para ikhwah agar cerita saya ini bebas / lepas, yakni sesuai dengan yang terlintas oleh benak pikiran karena sungguh kenangan bersama as-Syaykh ini banyak –maa syaa-a Alloh-, bermacam-macam dan penuh, serta faedah, hikmah dan bimbingannya sangat banyak. Sungguh saya telah mencatat beberapa poin ini dalam selembar kertas, dan insyaAlloh akan saya sebutkan pada kalian beberapa yang terlintas dalam (pikiran) saya dari kenangan indah ini dalam majlis ini. Dan semoga Alloh –Yang mulia lagi tinggi- memudahkan kita dan ada majlis-majlis lain untuk kita (untuk) mengenang kemuliaan pria yang mulia lagi terpuji ini.

Di antara sisi terpenting yang didapati oleh orang apabila bergaul dengan as-Syaykh Usamah bin Ladin –semoga Alloh melimpahkan rohmah yang luas padanya dan mempertemukan kita dengannya di dalam surga Firdaws yang tinggi-, adalah bahwa pria ini sangat setia terhadap ikhwannya dan beliau sangat senang menyebut mereka dengan (sebutan) yang baik serta menyanjung jasa-jasa mereka.
Tentu saja as-Syaykh Usamah adalah orang yang berakhlaq mulia lagi santun, tidak pandir, tidak gemar berteriak-teriak dan tidak bodoh. Namun dalam hatinya sangat sedih sekali jika dia merasakan saudara-saudaranya dalam jalan jihad ini terzholimi atau tidak mendapatkan hak mereka.

Tentu saja di antara ikhwah yang bergaul dengan as-Syaykh semasa hidupnya –semoga rohmah Alloh terlimpah pada mereka semua-, (di antaranya) adalah as-Syahid Abu ‘Ubaydah al-Binsyariy, inilah salah satu gunung jihad di masa ini yang tidak mendapat haknya untuk dikenal, juga Fadhilatus Syaykh al-Qoid al-Mujahid Abu Hafsh al-Mishriy atau yang dikenal dengan Abu Hafsh al-Kumandan –semoga rohmah Alloh terlimpah padanya dan pada seluruh syuhada’ dari kaum muslimiin-. Beliau (as-Syaykh Usamah) senantiasa menyanjung mereka dan mendoakan rohmah bagi mereka. Sekali saya ingatkan bahwa beliau berkata padaku –segala puji bagi Alloh yang telah mendatangkan saya ke bumi jihad hingga saya dapat mengenal Abu ‘Ubaydah-, saya ingatkan bahwa dalam Perang Salib Amerika terhadap Afghonistan ini, dalam sebagian materi media informasi telah mengawasi adanya fitnah dan celaan terhadap kedua pemberani dan pahlawan besar yang terpuji ini. Maka as-Syaykh Usamah mengirimkan risalah kepadaku dan berkata, “sanggahlah orang-orang yang memfitnah dan mencela kedua saudara kita.”

Sungguh saya telah mengemukakan beberapa keutamaan-keutamaan mereka dalam perkataan saya dan dalam kitab “Fursan tahta Rooyatin Nabiy” cetakan yang kedua.

Demikian pula as-Syaykh Usamah –semoga Alloh melimpahkan rohmah padanya- sering menyanjung Fadhilatus Syaykh al-Mujahid Imamul Jihad masa kini, as-Syaykh ‘Abdulloh ‘Azzam –semoga rohmah Alloh terlimpah padanya-, dia mensifati dan menyebut pria ini telah menghidupkan jihad di masa sekarang ini, dan dia sering memujinya.

As-Syaykh Usamah juga menyanjung kebaikan dan kebajikan serta terkesan ketika menyebut Sembilan belas ikhwah yang menyerang Hubal masa kini, Amerika, di Pentagon –pusat komando militer mereka- dan di New York –simbol kekuatan ekonomi mereka- dan ketika itu pesawat yang keempat sedang berada dalam perjalanan, bisa jadi ke Gedung Putih atau (bisa jadi) ke Kongres. Beliau menyebut para ikhwah tersebut dengan sangat setia. Kita semua ingat bahwa kalimat pertama yang beliau ucapkan setelah awal perang salib di Tora Bora dan beliau menyampaikan sanjungan pada Sembilan belas ikhwah tersebut. Antum semua juga (masih) ingat gambar as-Syaykh dalam kalimat tersebut bagaimana beliau kecapaian, pucat, memaksakan lagi sangat menyulitkan, sedangkan ketika itu kita semua merasakan sangat dingin, kekurangan makan, kekurangan tidur, kekurangan air dan air yang membeku, hingga air yang lima ratus meter di bawah kita telah membeku. Dalam keadaan yang sangat sulit ini, sedangkan musuh dan orang-orang munafiq mengelilingi kita, dan pasukan salibis memborbardir dari atas kita, as-Syaykh bertekad untuk merekam kalimat kesetiaan terhadap para ikhwah tersebut. Seolah-olah beliau rohimahulloh ketiak itu khawatir dijemput oleh syahadah dalam keadaan ini, dan tidak menyanjung para ikhwah yang pahlawan tersebut.

Tentu saja insyaAlloh dalam kesempatan lain kami akan mengisahkan mengenai Tora Bora, kepahlawanan dan berbagai contoh dahsyat yang dibawakan oleh para pemuda Islam di Tora Bora, dan insyaAlloh ketika itu kami akan memperincinya, akan tetapi dahulu di Tora Bora kami telah menyandarkan urusan kami kepada Alloh subhaanahu wa ta’ala. Musuh –orang-orang munafiq- berada di sekeliling kami, NATO membombardir dari atas kami dan kami membayangkan bahwa tempat tinggal akan digrebeg kapan saja. Para ikhwah pun mempersiapkan diri untuk berperang hingga mati. Akan tetapi tentu saja sebagaimana yang akan kami jelaskan, setelah itu tampak sangat jelas kepengecutan pasukan salibis. Mereka takut meskipun mereka memiliki kekuatan yang mereka banggakan bahwa mereka adalah pasukan terkuat sepenjang sejarah manusia dan semua Hollywood ini takut untuk menggrebeg berbagai tempat di Tora Bora untuk (menghadapi) tiga ratus singa dari singa-singa Islam. Ini menjadi salah satu sebab Alloh mentaqdirkan as-Syaykh Usamah bin Ladin keluar untuk melanjutkan perlawanan dan pergelutan melawan pasukan salibis tersebut setelah itu. Agar kaum muslmin mengetahui bahwa Alloh subhaanahu wa ta’aala maha mampu dan bahwa sungguh Alloh subhaanahu wa ta’aala telah mengkabarkan pada mereka mengenai hakekat kaum salibis tersebut. Dia berfirman,

(إِنْ تَكُونُوا تَأْلَمُونَ فَإِنَّهُمْ يَأْلَمُونَ كَمَا تَأْلَمُونَ وَتَرْجُونَ مِنَ اللهِ مَا لَا يَرْجُونَ)


[ jika kalian merasakan sakit (terluka), maka sungguh mereka juga merasakan sakit (terluka) sebagaimana kalian merasakan sakit (terluka), dan kalian mengharapkan dari Alloh apa yang tidak mereka harapkan. ] (an-Nisa’: 104)

Hasilnya, dalam keadaan yang sulit ini as-Syaykh bertekad untuk merekam kalimat dengan gambar yang kalian lihat ini, sebagai kesetiaan terhadap Sembilan belas (ikhwah) tersebut.

Kemudian setelah itu, setelah as-Syaykh keluar dari Tora Bora –semoga rohmah Alloh terlimpah padanya-, kalimat pertama yang beliau katakan adalah kalimat kesetiaan terhadap Sembilan belas (ikhwah) tersebut, (yang) beliau sebutkan namanya satu persatu.

As-Syaykh Usamah bin Ladin –semoga rohmah Alloh terlimpah padanya- juga orang yang setia terhadap as-Syahid as-Syaykh Abu ‘Abdir Rohman al-Kindiy. Beliau mengirimkan pesan pada saya yang mengatakan, “sebutkanlah keutamaan pria ini, hingga orang-orang mengenali keutamaannya.”

Sungguh saya telah menyebutkannya dalam salah satu kalimat saya dan saya sebutkan perihal hijrohnya, dermanya, dan sanjungan untuknya, juga bahwa dia terbunuh dalam keadaan menghadapi (musuh) dan tidak lari dalam memerangi salibis.

As-Syaykh Usamah juga sangat setia terhadap as-Syaykh Ibnus Syaykh al-Liibiy –semoga rohmah Alloh terlimpah padanya-. Beliau pernah berkata pada saya, “pria ini telah menebus kita dengan jiwanya.”

Karena as-Syaykh –barangkali insyaAlloh akan kita sampaikan pada perincian Tora Bora jika Alloh subhaanahu wa ta’ala memudahkan untuk kita-. Komandan militer pasukan jihad islam di Tora Bora adalah as-Syaykh Ibnus Syaykh al-Liibiy. Sedangkan as-Syaykh Usamah menyerahkan pada Ibnus Syaykh perihal pelulusan sebagian besar ikhwah dengan perincian yang akan kami sebutkan dengan pengalaman politis-lapangan beliau dengan karunia Alloh, insyaAlloh. Beliau menyerahkan pelulusan para Ikhwah pada Ibnus Syaykh dari Tora Bora menuju Pakistan. Dan kenyataannya proyek penting yang amat sangat sulit ini sukses dalam keadaan yang sangat keras, dingin dan terkepung, Ibnus Syaykh dapat mengeluarkan mereka dari tengah-tengah barisan kaum munaafiqiin dan Ibnus Syaykh juga dapat mengeluarkan mereka di bawah bombardier musuh salibis yang saat ini mereka mengawasi seluruh Afghonistan dan tidak menyisakan untuk mereka kecuali Tora Bora yang mereka hancurkan. Ibnus Syaykh dapat mengeluarkan mereka hingga perbatasan Pakistan. Di sana, di Pakistan, pasukan salibis tidak dapat menangkapi para Ikhwah kecuali dengan pengkhianatan sebagian kabilah Pakistan –dan ini adalah kisah yang terkenal-.

Yang penting, as-Syaykh Ibnus Syaykh al-Liibiy ketika orang-orang Pakistan meninggalkannya di penjara Kuhat, dia membawa harta yang cukup banyak menurut kalkulasi administrasi kepengurusan para ikhawah tersebut. Maka para opsir penerima suap asal Pakistan yang juga pengkhianat menawarinya untuk menyerahkan hartanya pada mereka dengan imbalan mereka akan membiarkannya lari dan menyembunyikan namanya seolah-olah dia tidak pernah tertangkap. Namun as-Syaykh Ibnus Syaykh al-Liibiy –semoga rohmah Alloh terlimpah padanya-, hingga orang-orang mengenal sang pahlawan asal Libiya ini dan hingga saudara-saudaranya asal Libiya menjadikannya tauladan yang insyaAlloh kemenangan mereka ini adalah kemenangan Islam dan kaum muslimiin dan (hingga) di kalangan mereka pengganti as-Syaykh Ibnus Syaykh al-Liibiy menjadi jutaan Ibnus Syaykh al-Liibiy insyaAlloh, pria ini ketika para opsir Pakistan mengatakan hal ini padanya, dia katakan pada mereka, “tidak, saya tidak bisa meninggalkan saudara-saudara saya, akan tetapi saya akan membayar kalian dengan jumlah ini dan bahkan lebih, namun kalian keluarkan kami semua.”



Maka para opsir Pakistan menolak dan Ibnus Syaykh al-Liibiy tetap tinggal dalam penjara bersama saudara-saudaranya hingga pemerintahan jahat Qodz-dzafiy (yang lebih terkenal dengan Gaddafi) membunuhnya. Dan insyaAlloh ikhwah di Libiya yang berjihad, mulia lagi merdeka, setiap orang Libiya merdeka yang dalam darahnya mengalir semangat, kecintaan pada Islam dan kecintaan pada Nabi ‘alayhis sholaatu was salaam akan membalaskan untuk Sang Singa Libiya ini pada Qodz-dzafiy dan pada NATO Barat-Salibis yang telah menyiksa dan menyerahkan Ibnus Syaykh pada Qodz-dzafiy untuk dibunuh.



As-Syaykh Usamah pernah berkata, “pria ini (Ibnus Syaykh) telah menebus kita dengan dirinya.” Inilah tafsir dari kalimat yang dikatakan oleh as-Syaykh Usamah bin Ladin kepada saya.


As-Syaykh Usamah bin Ladin juga mengirimkan kepada saya, (untuk) mengingatkan jasa-jasa as-Syaykh Mush-thofa Abul Yazid dan mengatakan kepada saya, “Pria ini telah berkorban dengan jiwa dan keluarganya demi kita.”

Maksudnya, as-Syaykh Mush-thofa mengatur urusan para Ikhwah, mengatur urusan para mujahid, berkomunikasi dengan para mujahid dan berkomunikasi dengan anshor (para penolong dan atau pendukung) dan muhajiriin. Beliau adalah bapak bagi mereka semua. Sedangkan harga untuk membayar aktivitas yang banyak lagi berbarokah ini adalah beliau diikuti oleh intel / mata-mata NATO, kemudian mereka membunuh beliau beserta keluarganya, bahkan anak-anak yatim yang dijaga dan dilindungi oleh al-Qur-an –semoga rohmah Alloh terlimpah pada mereka-.

Inilah beberapa sisi di antara sisi-sisi kesetian pria mulia ini terhadap saudara-saudaranya.

Apa yang terpikirkan juga oleh saya dalam kesempatan ini adalah sisi … saya tidak tahu barangkali sisi ini tidak tampak oleh orang-orang. Orang-orang melihat Sang Singa Islam yang sedang meraung, “Amerika tidak akan bermimpi mendapatkan keamanan.” Mengancam Amerika dan mengancam Bush. Orang-orang tidak mengetahui bahwa pria ini adalah orang yang halus, santun dan lembut / ramah. Beliau berperasan halus dan sangat pemalu yang kami tidak melihat (orang) yang semisalnya, (beliau) juga berakhlaq terpuji yang disepakati oleh orang yang sepakat atau yang tidak sepakat padanya. Tidak ada seorang pun yang duduk bersama Usamah bin Ladin kecuali (juga) bersama akhlaqnya yang besar, sifat malunya dan tolerannya.

Yakni, sebagai contoh, as-Syaykh Usamah bin Ladin –semoga rohmah Alloh terlimpah padanya- akan saya sebutkan sikap beliau yang sangat halus terhadapku, hal itu adalah ketika datang sebuah berita mengenai syahadah yang menjemput keluargaku –semoga rohmah Alloh terlimpah pada mereka dan pada ikhwan yang mendapat syahadah bersama mereka-. Sedangkan yang membawa berita ini –ketika itu kami di Tora Bora-, sedangkan yang membawa berita ini adalah salah seorang ikhwah, lalu as-Syaykh meminta padanya agar tidak berbicara padaku. Kami pun melaksanakan sholat fajr dan as-Syaykh mendahuluiku menjadi imam sehingga saya sholat fajr bersama para ikhwah. Setelah saya sholat fajr dan kami duduk untuk melantunkan dzikir-dzikir setelah sholat saya dapati para ikhwah keluar satu persatu dari tempat yang kami tinggali saat itu hingga saya duduk sendirian di tempat itu. Kemudian masuklah al-Akh yang membawa berita lalu menyampaikan salam dan ta’ziyah padaku, serta mengingatkanku agar saya bersabar dan mengharap pahala. Dia menyebutkan bahwa isteriku terbunuh, puteraku terbunuh dan puteriku terbunuh. Dia juga menyebutkan bahwa tiga saudaraku terbunuh dan sebagian keluarga mereka terbunuh beserta putera-puteri mereka. Aku pun membaca istirja’ serta mengharap pahala dan meminta pada Alloh subhaanahu wa ta’alaa agar menolongku. Ketika itu masuklah as-Syaykh –semoga rohmah Alloh terlimpah padanya-, lalu memelukku dalam keadaan berlinang air mata dan menangis tersedu-sedu menyampaikan ta’ziyah padaku, kemudian masuklah para ikhwah satu persatu menyampaikan ta’ziyah padaku, menasehatiku untuk bersabar dan memberikan support untukku.

Sesuai program ketika itu, hari itu setelah sholat fajr kita akan bergerak menuju tempat lain. Ketika itu rombongan yang bersama kami kira-kira berjumlah lebih dari tiga puluh.

Maka as-Syaykh Usamah meminta sebagian besar ikhwah bergerak dan berkata pada saya, “Kita dan sebagian ikhwah akan tetap tinggal di sini.”

Saya katakan, “tidak Syaykh, kita (tetap) bergerak insyaAlloh, gerakan akan membuat orang lupa akan kesedihan.”

Beliau jawab, “tidak tidak tidak, tidak mengapa.”

As-Syaykh Usamah bersikeras dan kami tetap tinggal di tempat itu selama sehari hingga –semoga Alloh membalas beliau dengan sebaik-baiknya-, (hingga) beliau sangat menginginkan agar jari-jariku dan perasaanku dapat tenang, sestelah itu kita akan bergerak.

Setelah itu hilanglah goncangan pertama, segala puji bagi Alloh, kita memohon pada Alloh agar Dia memberikan sebaik-baik pengganti dari orang-orang kita yang syahid dan mati, serta dari kalangan kaum muslimin.

Setelah itu ketika saya menyebut anakku yang bernama Muhammad di depan as-Syaykh Usamah, saya menyebutnya maksudnya shock itu telah hilang bersama berbagai kegelisahan yang mengiringi, saya lihat mata as-Syaykh berlinang air mata! Maksudnya, kedua mata saya tidak berlinang air mata karena perkara telah lewat. Setiap kali saya menyebut Muhammad –anak saya-, saya melihat kedua mata as-Syaykh berlinang air mata, semoga Alloh limpahkan rohmah padanya.

Di antara sikap indah yang saya sebut sebagai keramahan as-Syaykh Usamah bin Ladin –semoga Alloh menyayanginya-, beliau adalah yang pertama menyampaikan ta’ziyah ketika (wafatnya) Ibu saya, semoga Alloh menyangi Ibu, menyayangi as-Syaykh dan menyayangi seluruh kaum muslimiin yang mati dan yang hidup. Beliau juga menyampaikan ta’ziyah yang indah dan mengirimkan pesan yang indah pada saya, beliau menyampaikan ta’ziyah ketika (wafatnya) Ibu saya, saya pun berterima kasih padanya dan saya katakan, “wahai Syaykh, Anda mengetahui wafatnya Ibu saya sebelum saya mengetahuinya, semoga Alloh membalas Anda dengan sebaik-baik balasan.”


Di antara hal yang juga diketahui oleh orang-orang yang dekat dengan as-Syaykh Usamah bin Ladin adalah kepekaan hatinya dan mudah mengalirkan air mata. Matanya mengalirkan air mata jika berkhuthbah, berbicara atau ketika berdoa. As-Syaykh Usamah bin Ladin dikenal mudah mengalirkan air mata atau menangis. Hingga suatu saat beliau meminta pendapatku, beliau berkata padaku, “sebagian ikhwah berkata, ‘terkadang Anda berbicara, lalu air mata Anda menetes duluan. Kalau saja Anda (dapat) sedikit menahan (air mata).’

Lalu beliau bertanya pada saya, “apa pendapat Anda?”

Saya katakan, “wahai Syaykh, ini adalah rohmah yang Alloh letakkan di hati Anda. Jangan sedih karenanya. Ini adalah karunia dari Alloh subhaanahu wa ta’aala yang Dia berikan pada Anda.”

Di antara sisi yang juga saya lihat dengan mata saya dari as-Syaykh Usamah bin Ladin –semoga Alloh menyayanginya-, pernah suatu saat kami dalam camp “’Ainak” di dekat Kabul –di selatan Kabul-, dan as-Syaykh ada di sana. Ketika itu saya bersamanya, dan datanglah sebagian ikhwah duduk bersama kami. Ketika itu as-Syaykh berbicara mengenai Palestina, munculnya demonstrasi di Gaza dan orang-orang membawa … saya kira barangkali kalimat yang beliau ucapkan ketika itu, “wahai saudara-saudara kami di Palestina, sungguh darah kalian adalah darah kami dan anak-anak kalian adalah anak-anak kami. Darah dengan darah dan penghancuran dengan....”

Barangkali kalimat ini, saya tidak memastikannya, ada di antara kalimat tersebut yang menjanjikan untuk membela Palestina. Sedangkan kecintaan as-Syaykh terhadap Palestina adalah kisah lain yang harus kita perinci insyaAlloh. Lalu datanglah al-Akh ini dan berkata pada beliau, “sungguh saya melihat di media informasi, para wanita dalam demonstrasi keluar mengangkat papan yang mereka tulisi sebuah kalimat yang kandungannya adalah, ‘kami menunggu penunaian janji wahai Usamah’ atau kalimat yang semakna.”

Maka as-Syaykh pun diam, akan tetapi beliau sangat terkesan. Setelah itu kami pergi untuk sholat isya’ di Masjid –Masjid di Camp-, dan ketika itu cahaya redup. Setelah sholat fardhu, as-Syaykh Usamah bersandar seperti ini di tiang masjid, beliau sholat sunnah, dan saya pun mendengar ratapan beliau. Saya katakan, meratap dan ratapan ini disebabkan berita yang datang pada beliau bahwa wanita-wanita di Palestina menunggu terlaksananya janji dari Usamah bin Ladin.

Dan saya menganggap bahwa beliau telah memenuhi (janji), kita memohon pada Alloh agar menyayanginya dan menyayangi kaum muslimiin.

Juga di antara sisi-sisi yang indah dalam kehidupan as-Syaykh Usamah adalah kehidupannya dengan anak-anak beliau. As-Syaykh Usamah bin Ladin bersama anak-anaknya, setiap orang yang dekat dengannya melihat adab yang luhur dan mulia dalam anak-anak as-Syaykh –kita memohon pada Alloh subhaanahu wa ta’ala agar menjaga mereka, agar menjaga kita, menjaga anak-anak kita dan anak-anak kaum muslimiin, serta memberikan tawfiq untuk taat pada-Nya-. As-Syaykh Usamah bin Ladin adalah seorang milyader kaya raya. Anak-anak pria ini melayani tamu-tamunya dan tidak meninggalkan tamu-tamu itu meskipun mereka berbuat apapun. Mereka mencucikan tangan para tamu, menyajikan makanan, mengeringkan tangan para tamu dan memberikan tempat untuk mereka. Anak-anak beliau beradab dan sangat menghormati tamu-tamu beliau. Saya sering mendengar sebagian orang-orang berkata, “masyaaAlloh! Alangkah eloknya tarbiyyah yang maju yang sangat dijaga oleh as-Syaykh Usamah bin Ladin terhadap anak-anaknya.”

Beliau –semoga Alloh menyayanginya- sangat menjaga meskipun dalam kondisi berpindah-pindah dan tidak menetap. Demikianlah beliau dalam mendidik anak-anaknya –semoga rohmah Alloh terlimpah padanya-. Sebelum segala sesuatu, beliau juga sangat memperhatikan hafalan anak-anaknya terhadap kitab Alloh subhaanahu wa ta’ala (al-Qur-an). Saya mengira sebagian mereka telah menghafal banyak juz dari al-Qur-an dan barangkali –saya tidak tahu-, barangkali sebagian mereka telah menyempurnakan hafalan kitab Alloh / al-Qur-an. Kita memohon pada Alloh subhaanahu wa ta’aalaa agar Dia berikan tawfiq pada putera-putera kaum muslimiin dalam hal ini.



Inilah kisah as-Syaykh bersama ilmu dan ta’lim (pengajaran). Sisi ini barangkali telah saya kemukakan dalam sebagian kitab Fursan tahta Rooyatin Nabiy / Ksatria di bawah Panji Nabi cetakan kedua, akan tetapi sisi ini tidak berkaitan dengan pengenalan. Maksudnya (mengenai) tekad as-Syaykh terhadap penyebaran da’wah dan ta’lim. As-Syaykh menghadirkan seorang guru ekslusif bagi anak-anaknya untuk mengajarkan al-Qur-an pada mereka. Sang guru ini bukanlah guru biasa, dia adalah seorang ‘alim dari kalangan ulama’ mulia asal Syinqith. Dia sangat kuat dalam Ilmu Bahasa ‘Arob, dalam (ilmu) Qiroo-aat dan dalam penulisan Mush-haf. Para ikhwah pun banyak mengambil faedah darinya. Saya sendiri pun juga mengambil faedah darinya. Dia adalah syaykh saya. Sungguh saya telah menyebutkan sebagian biografinya yang harum dalam kitab at-Tabriah.

Syaykh ini bukanlah syaykh biasa. Dia adalah seorang muhajir lagi murobith di jalan Alloh. Dia juga seorang ksatria seperti as-Syaykh Usamah bin Ladin. Dia juga memiliki kuda pilihan di desa ‘Arob. Desa ‘Arob ini juga kisah panjang, semoga Alloh subhaanahu wa ta’ala memudahkan sehingga dapat kami sebutkan mengenai desa berbarokah ini, yang tidak pernah saya lihat desa semisalnya dalam kehidupan saya, dan tidak pernah saya senang dalam sehari seperti ketika saya tinggal dalam desa yang lusuh lagi sederhana ini. Dia memiliki kuda pilihan yang dibeli oleh as-Syaykh Usamah dan dikumpulkan bersama sekawanan kuda beliau. Kami pergi menemui pria ini untuk menerima pelajaran yang dia sampaikan. Dia pun memuliakan kami, menyiapkan teh asal Muritania yang berkualitas dan menyiapkan sendiri makanan untuk kami. Kami katakan, “tidak wahai Syaykh, Anda adalah guru kami.”

Selamanya dia tidak membiarkan dan tetap melayani kami sendirian.



Saya ingat pernah minta padanya agar saya belajar ‘Uluumul Qur-an dan Bahasa ‘Arob. Maka dia berkata pada saya, “kita mulai perbaiki bacaan kitab Alloh / al-Qur-an dahulu. Karena kitab Alloh subhaanahu wa ta’aalaa adalah yang pertama (yang perlu) diperhatikan dari perkataan manusia. Setelah itulah kita masuk dalam (pelajaran) Ilmu Bahasa ‘Arob.”

Sebagaimana yang saya sebutkan dalam kitab at-Tabriah, dia mendiktekan pada muqoddimah menengah berkaitan dengan at-Tajwid, kemudian setelah itu kami memulai pelajaran Nazhom al-Jazariyah. MasyaaAlloh, dia adalah lautan ilmu, namun dia sangat bersemangat terhadap kami. Hingga saya pun melihatnya di Masjid desa bersemangat terhadap para ikhwah dalam (mengajarkan) at-Tajwid. Hingga misalnya, ketika dia menceritakan pada mereka misalnya, perbedaan antara al-ikhfa’ dan al-id-ghom, dia bawakan suatu barang untuk mereka dan berkata pada mereka, “barang ini saya masukkan dalam jaket saya, inilah al-ikhfa’. Barang ini tidak berpengaruh padanya, inilah al-id-ghom.”

Demikianlah secara ringkas.

Sedangkan ketika saya menghadiri Studi al-Jazariyah padanya, dan ketika itu terkadang hadir pula as-Syaykh Abu Hafsh al-Komandan bersama saya, terkadang bersama saya hadir as-Syaykh Abu ‘Ubaydah al-Muritaniy yang (telah) syahid –semoga Alloh menyayanginya-. Ketika itu dia sendiri yang melayani kami. Dan terkadang ketika kami keluar dari rumahnya, dia berjalan bersama saya menuju pasar, saya terkejut ketika dia membelikan buah untuk saya!

Saya katakan padanya, “tuan, ini adalah kewajiban saya.”

Dia jawab, “Tidak, tidak, tidak, ini bukanlah untukmu. Ini untuk Muhammad, anakmu. Janganlah kamu tolak.”

Pada kali yang lain saya terkejut ketika dia membelikan ikan untuk saya!

Saya katakan padanya, “tuan, ini adalah kewajiban saya.” Bagaimana ini.

Dia jawab “Tidak, tidak, tidak ini bukanlah untukmu. Ini untuk Muhammad, anakmu.

Orang yang mulia ini, yang saya merasa mulia menjadi muridnya, dialah ustadz / guru anak-anak as-Syaykh Usamah dalam menghafal al-Qur-an. Dia keras dalam berinteraksi dengan mereka. Saya teringat pernah dia sekali berteriak pada salah seorang anak-anak itu, “Nak, kamu tidak bisa (cukup) dengan bicara. Bicara pada bapakmu. Kamu hanya cocok dengan tongkat.”

Sedangkan putera-putera as-Syaykh Usamah khusyu’ terdiam tidak berani melihat padanya karena adab yang mereka pelajari dari as-Syaykh terhadap ustadz / guru mereka.


Tentu saja, as-Syaykh amat sangat memperhatikan sisi pendidikan / tarbiyyah, hingga terkadang ketika beliau berada di Masjid desa, beliau menyampaikan studi tarbiyyah. Beliau pernah memberikan penjelasan terhadap kitab Tarbiyyatul Abna’ fil Islam / Pendidikan Anak dalam Islam. Beliau juga selalu memperhatikan sisi pendidikan ini.

Saya sampaikan bahwa anak-anak beliau sangat dekat / nggamblok padanya. Dalam beberapa tempat dan perbatasan, anak-anak tersebut menjaga beliau sebagaimana anak-anak singa menjaga sang singa, tidak berpisah dari naungannya serta membela sang singa dengan nyawa mereka.

Kedekatan anak-anak dan penjaga as-Syaykh terhadap beliau adalah kisah yang insyaAlloh akan kami sebutkan, akan tetapi kenangan-kenangan tersebut sangat penuh. Saya sebutkan dua kondisi bersama anak-anak as-Syaykh, antara as-Syaykh dan putera-putera beliau (saya sebutkan) dua kondisi yang sangat mengesankan.

Kondisi pertama; ketika kami di Jalalabad ketika orang-orang munafiq mulai menguasai Jalalabad, kami memutuskan untuk naik ke pegunungan Torabora. Waktu itu putera-putera as-Syaykh telah datang bersama beliau. Kami tidak membayangkan bahwa perkaranya akan berjalan dengan cara seperti ini dan Kabul akan jatuh, demikianlah. Di sana ada pula putera-putera as-Syaykh yang masih kecil, di antaranya adalah Kholid –semoga rohmah Alloh terlimpah padanya yang menemui syahadah bersama as-Syaykh ketika terbunuhnya as-Syaykh-. Dia adalah yang paling besar dan ketika itu ada dua (anak) yang lebih kecil dari Kholid. Kami memutuskan untuk bergerak keluar kota dan kami memutuskan untuk bergerak ke pegunungan Torabora ketika Maghrib. Antara (waktu) ‘Ashr dan Maghrib datanglah salah seorang ikhwah dan saya mendatangi para ikhwah tersebut hingga dapat menyalami bapak mereka. Saya pun menyerahkan padanya agar mengambil mereka (anak-anak as-Syaykh) ke tempat aman, kemudian setelah itu membawa mereka kepada keluarga mereka hingga mereka bersama keluarga as-Syaykh. Kemudian datanglah perpisahan. As-Syaykh bersandar pada mereka di kejauhan, dan saya mengamati kondisi ini dari jauh, sebuah kondisi yang sangat mengesankan; seorang bapak yang meninggalkan tiga anaknya yang masih kecil, tanpa mengetahui kapan akan bertemu dengan mereka. Apakah di dunia atau di akhirat? Apakah ini awal periode ataukah akhir periode? As-Syaykh meninggalkan mereka, mengucapkan salam pada mereka dan mengatakan pada mereka, “kalian pergi bersama paman kalian ini, insyaAlloh beliau akan membawa kalian kepada keluarga.”

Anak-anak yang besar meneteskan air mata dan as-Syaykh sangat terkesan, sedangkan si kecil malang… tidak (banyak) tahu, lalu berkata pada beliau, “namun abi / bapakku, ransel-ku (tertinggal) di Kabul. Aku ingin (membawa) ransel-ku.”

Kabul telah jatuh ke tangan para salibis. Beliau pun berkata pada anaknya, “insyaAlloh kebaikan wahai (putera)ku tercinta. InsyaAlloh pamanmu akan membawakan ransel yang lain.”

Kemudian mereka pun berpisah. Sebuah kondisi yang sangat mengesankan; seorang bapak meninggalkan puteranya, tak tahu di mana dan kapan dia akan bertemu dengan mereka. Mereka juga meninggalkan bapak mereka, tak tahu kapan atau di mana akan bertemu dengannya.

Kondisi lain yang sangat saya pandang besar pada diri as-Syaykh; ketika kami bergerak dari satu tempat ke tempat lain dan salah seorang putera as-Syaykh bersama kami. Di tengah-tengah serangan salibis ini, kami menaiki sebuah mobil sembari bertawakkal pada Alloh serta dalam keadaan malang. Ditengah perjalanan, mobil bergerak menuju kegelapan. Di titik tertentu mobil tersebut berhenti dan turunlah putera as-Syaykh bersama guide untuk pergi ke tempat lain dan kami juga pergi ke tempat lain. Sejenak ditengah-tengah kegelapan ini as-Syaykh turun dan mengucapkan salam perpisahan pada anaknya, sementara hanya Alloh subhaanahu wa ta’aala yang mengetahui apakah mereka berdua akan bertemu atau tidak. Dalam waktu sesingkat ini, apa yang diucapkan oleh as-Syaykh pada anaknya? Beliau berkata padanya, “wahai anakku, kita dalam periode jihad fii sabiilillah.”

Ini adalah kondisi agung yang saya sebutkan pada as-Syaykh.



Saya kira cukup sekian; insyaAlloh kita akan bertemu dengan Sang Imam dan Sang Pembaharu as-Syaykh Usamah dalam majlis lain.



Semoga kesejahteraan serta rohmah dan barokah Alloh terlimpah pada kalian.

source : forum at-tawbah
Read More..