Selasa, 21 Februari 2012

Al Qaeda memulai jihad di Suriah, Amerika ketakutan

DAMASKUS - Dua ledakan yang terjadi baru-baru ini di gedung milik Badan Keamanan sekte Alawi (Syi’ah ekstrim) di ibukota Damaskus, menghancurkan gedung itu dan melukai lebih dari 220 militan sekte Alawi . Operasi syahid itu juga terjadi pada hari Jum’at lalu (17/2/2012) di kota Aleppo di gedung milik pasukan Assad yang menyebabkan sedikitnya 28 penganut Alawi tewas dan 200 lainnya terluka. Operasi tersebut dikabarkan dilakukan oleh Mujahidin di Suriah.
Mendengar kabar keberadaan Al Qaeda di Suriah, yang memulai jihad di Suriah, badan-badan Intelijen Amerika ketakutan bahwa keberadaan Mujahidin Al Qaeda mungkin akan meningkatkan kelompok Salafi untuk bergabung dengan Al Qaeda untuk melawan Assad dengan jihad, yang akan menjadi serius mempersulit usaha-usaha Amerika Serikat (AS), Eropa, dan rezim boneka Arab untuk memberikan warna demokrasi pada revolusi Suriah, dikutip UmmaNews.
Badan Intelijen AS yakin bahwa yang memerintahkan mengirim Mujahidin Al Qaeda di Iraq untuk memulai operasi tingkat tinggi di Suriah adalah Syaikh Ayman Az-Zawahiri Hafizahullah, pemimpin Al Qaeda.
“Itu Zawahiri”, kata pejabat AS yang memiliki akses khusus ke intelijen.
Ini membuat AS ketakutan, bahwa Mujahidin Al Qaeda akan melakukan operasi jihad di Suriah yang akan menghalangi tujuannya dan antek-anteknya. Inilah salah satu alasan mengapa AS ingin tetap menjalin hubungan baiknya dengan Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki, untuk menunda penarikan sepenuhnya pasukan AS dari Irak.
“Kami sangat membutuhkan untuk bermitra dengannya (al-Maliki) untuk mengejar Al Qaeda. Kami rasa kami bisa”, kata pejabat AS. “Karena orang-orang ini (Mujahidin Al Qaeda) telah tersebar.”
Sementara itu, dalam sebuah video yang baru-baru ini dirilis Al Qaeda, Syaikh Ayman Az-Zawahiri menyeru Umat Islam untuk mendukung saudara-saudara mereka di Suriah dan membantu mereka menggulingkan pimpinan Alawi, Bashar Assad. Beliau menekankan untuk menghindari dukungan dan bantuan dari Barat.
Video berdurasi 8 menit 14 detik tersebut diberi judul ”ila al-amam ya usud asy-syam” - maju terus maju wahai para singa Syam!
Syaikh Ayman menghasung umat Islam Suriah untuk melanjutkan revolusi melawan rezim Assad, betapapun besarnya pengorbanan yang harus mereka bayarkan. Beliau membeberkan kejahatan rezim Assad; juga konspirasi Barat, Amerika, Israel, Liga Arab dan Turki terhadap kaum muslimin Suriah. Beliau menghasung umat Islam di Turki, Irak, Yordania, dan Lebanon untuk mendukung revolusi Suriah. Tak lupa beliau juga menyampaikan beberapa nasehat berharga demi memandu arah perjuangan revolusi Suriah.
Mengenai informasi pengiriman Mujahidin Al Qaeda dari Irak ke Suriah, wakil Menteri Dalam Negeri pemerintah boneka Irak, Adnan al-Asadi mengatakan dalam sebuah wawancara dengan AFP, ”Kami memiliki informasi intelijen bahwa para jihadis Irak pergi ke Suriah … penyelundupan senjata masih berlangsung”.
Forum-forum Islam online pun telah mengkonfirmasi fakta Mujahidin dari negara-negara Arab juga akan pergi ke Suriah untuk melaksanakan perintah Jihad melawan rezim Alawi.
Ansar Al-Mujahideen juga telah membuka section baru yang dinamai “Lions of Al-Sham - the news of jihad in glorious Syria“, yang menerbitkan berita-berita dari Mujahidin di Suriah.
Salah satu artikel yang diterbitkan Ansar Al-Mujahideen menyatakan bahwa Al-Qaeda di Irak mengirim para pejuang terbaiknya untuk Jihad di Suriah.
“Imarah Islam Irak mulai mengirim orang-orang yang paling dicintai dan darah murni mereka menyirami tanah Suriah … Segera, kalian akan mendengar apa yang akan membuat hati kalian tersenyum”.
Namun ini adalah berita buruk bagi AS dan antek-anteknya karena mereka telah menunjukkan ketakutan mereka akan Jihad di Suriah yang akan menggagalkan usaha-usaha biadab mereka di tanah kaum Muslimin.
Saudara-saudara Mujahidin membutuhkan dukungan dan bantuan dan tak terlupa do’a bagi seluruh Umat Islam di dunia. (siraaj/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar