Rabu, 18 April 2012

TENTANG PEMAKAIAN ISTILAH SALAFY JIHADY?

Ya Allah berikanlah kemudahan!

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Wahai Syaikh kami –mudah-mudahan Allah memberikan barokah dan kebaikan padamu– ada pertanyaan penting:
1. Apakah istilah “salafy jihady” itu benar?
2. Apa dibenarkan kita membagi-bagi pengikut salaf itu dalam firqoh-firqoh? Ini salafy jihady, ini salafy ilmy, dst?
3. Apakah orang yang meninggalkan jihad dan mengingkari keberadaannya pada zaman ini dan mengatakan jihad itu sekedar istilah saja, meskipun dalam sebagian perkara selain jihad dia berjalan di atas petunjuk salaf dan berwala’ pada orang-orang zholim, sah baginya menisbatkan diri pada manhaj salaf?
Jazakumullahu kulla khoir, wahai Syaikh kami.

Penanya: Abu Jarir

Penjawab: Syaikh Abu Muhammad Al-Maqdisy hafizhohullah

Segala puji bagi Allah. Sholawat dan salam semoga terlimpah pada Rosulullah.
Saudaraku yang mulia… jika engkau ingin merealisasikan kebenaran maka tidak sepatutnya menyandangkan sifat salafy pada orang yang menelantarkan jihad dan menaiki punggung-punggung thoghut dan berpihak pada permusuhan mereka, meskipun manhaj mereka dalam masalah furu’ (cabang) mengikuti sunnah, tidak taqlid, dan memilah-milah dalil, karena salaf adalah orang-orang yang paling jauh dari pintu-pintu penguasa di zaman tegak syari’at dan kemenangan Islam, bukan di zaman para thoghut dan perang mereka terhadap din dan syari’at.
Istilah salafy jihady bukan istilah dari kami. Tetapi manusia yang menyandangkannya pada kelompok ini. Kami pun tidak mengingkari dan berlepas diri darinya, karena orang yang menjuluki kami demikian melihat pada realitas orang-orang yang ada di dalamnya. Orang yang objektif diantara mereka berusaha dengan sifat orang yang dia lihat dari realitas dan keadaan mereka dan dengan sifat objektifnya berusaha untuk menjauhi istilah-istilah thoghut yang menyakitkan dan dusta yang digunakan oleh para penguasa dan jaringan-jaringan media penyesat bayaran mereka seperti istilah takfiriyun, khowarij, kelompok sesat, bughot, dll.
Keberadaan generasi kolompok ini yang diam terhadap sebutan untuk mereka dengan salafy jihady, tidak bermaksud ridho dengan sebutan untuk para pengikut Madkholi dan Al-Jami, murjiah, dan jahmiyah kontemporer dengan sebutan salafy ilmy atau salafy ishlahy atau yang semacamnya. Tapi kami menyebut mereka: orang-orang yang mengaku pengikut salaf, murjiah kontemporer, jahmiyah zaman ini dan kelompok wulah (orang-orang yang wala’ (loyal) pada thoghut) dan yang semacamnya karena ini adalah hakikat dan keadaan yang sesuai dengan mereka.
Semoga Allah membimbingmu pada setiap kebaikan dan memberikan balasan yang lebih baik padamu atas ucapanmu dan catatanmu yang engkau tulis.

Alih bahasa: Abu Hamzah hafizhohullah
Yaum al-Ahad, 24 Rabi` al-Thaani 1433 H
http://almaqdisy.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar