Sabtu, 14 April 2012

Usai Shalat Jum'at Dua Orang Dokter di Bima Ditangkap Densus 88


BIMA (voa-islam.com) - Tim  Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri, Jumat (13/4/2012) melakukan  penangkapan terhadap seorang dokter gigi berinisial YA di jalan Melati Tolomundu Kelurahan Pane (bagian Timur Masjid Al-Muwahidin Kota Bima) sekitar pukul 13.30 Wita.
Penangkapan itu dilakukan saat YA pulang usai melaksanakan shalat Jum’at.  Pria asal pulau Jawa yang membuka praktik di jalan Datuk Dibanta itu ditangkap bersama rekannya berinisial  YS alias Kam, yang juga seorang dokter.
Sampai saat ini belum ada informasi resmi dari pihak kepolisian atas penangkapan kedua orang tersebut.  Hanya saja, dari rumor yang beredar YA ditangkap karena diduga ada indikasi keterlibatan dalam jaringan ‘terorisme’.
Saat ditangkap tidak ada perlawanan dari mereka. Kejadian penangkapan tersebut begitu cepat. Tim Densus 88 langsung mengangkut mereka ke dalam minibus dan dibawa ke Markas Brimob Kompi IV Bima.
Usai penangkapan, Densus juga terlihat sesaat menggeledah rumah praktik YA sekitar pukul 14.00 Wita. “Tadi memang kita lihat banyak orang yang mirip aparat di depan rumah dokter YA. Tapi kita tidak tahu kalau itu kejadian penangkapan,” ujar salah seorang sumber yang tak mau disebutkan namanya.
Sumber lainnya, warga sekitar yang biasa melihat rumah praktik drg. YA sudah buka pukul 16.00 Wita, namun terlihat tertutup. Ia mendengar informasi dari pengojek yang biasa mangkal di sekitar lokasi bahwa YA ditangkap aparat dan dibawa dengan mobil.
“Saya tahu dari tukang ojek kalau dokter YA dibawa oleh polisi. Biasanya jam empat sore, rumah praktiknya sudah dibuka. Tapi sampai saat ini masih tutup,” katanya di depan rumah dokter YA di Pane.
Setelah ditangkap kedua orang dokter ini dibawa ke Markas Brimob Bima, di Kelurahan Sambinae. Dari foto yang didapat terlihat dr. Kam dengan kedua mata yang bersangkutan ditutup lakban coklat dan tangan terikat dibelakang.
Sekitar pukul 21.40 Wita, dua kendaraan yang diperkirakan mengangkut kedua dokter yang ditangkap Densus 88 tersebut keluar dari Markas Brimob, dengan pengawalan ketat aparat kepolisian menuju arah barat. Dari beberapa informasi yang dikumpulkan, mobil tersebut langsung menuju Mataram bersama kedua orang dokter tadi dan akan diterbangkan ke Jakarta dengan pesawat khusus besok pukul 13.20 Wita. [widad/dbs]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar