Kamis, 24 Mei 2012

Mereka Datang Mengepung Al-Qaidah di Waqar dan Zanjibar


Mereka Datang Mengepung Al-Qaidah di Waqar dan Zanjibar

Mereka Datang Mengepung Al-Qaidah di Waqar dan Zanjibar
وعد الله الذين ءامنوا منكم و عملوا الصالحات ليستخلفنهم في الأرض كما استخلف الذين من قبلهم و لسمكّننَّ لهم دينهم الذي ارتضى لهم و ليبدّلنَّهم من بعد خوفهم أمنا ۚ يعبدونني لا يشركون بي شيئا ۚ  و من كفر بعد ذلك فأولئك هم الفاسقون
“Allah menajanjikan orang-orang beriman dan yang beramal Shalih dari kalian akan Ia jadikan khalifah dimuka bumi sebagaimana Ia menjadikan orang-orang sebelum mereka sebagai khalifah. Dan Ia akan mengokohkan Din mereka yang Ia ridhai. Dan Ia akan menggantikan . mereka menyembah-Ku dan tidak menyekutukan-Ku dengan sesuatu pun. Dan barangsiapa kafir setelah itu maka mereka itu adalah orang-orang Fasik”(Q.A Al-Nur:55)
Oleh Al-Faqir Abu Asybal Usamah
بسم الله الرحمن الرحيم
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, Yang mengatur siang dan malam, Membagi rezki diantara makhluk-Nya, Yang Maha Adil lagi Maha bijaksana. Aku bersaksi tiada Ilah melainkan Allah, tiada sekutu bagi-Nya, dan Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya yang telah menunaikan amanah, menyampaikan risalah, menasehati ummat dan berjihad di jalan Rabb-Nya dengan sebenar-benarnya jihad serta meninggalkan ummatnya diatas manhaj yang terangbenderang, tidak ada seorangpun yang menyimpang darinya kecuali akan binasa.
Salawat dan salam senantiasa teruvahkan keharibaan baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, sahabat dan orang-orang yang masih istiqomah di atas manhaj beliau.
Pertama kali kami memohon maaf karena menunda melanjutkan episode kedua dari tulisan “Komite Rakyat Lowder:Cara Baru Pemerintah Yaman Hadapi Al-Qaidah” disebabkan kondisi terakhir yang genting di titik-titik yang menjadi tumpuan kekuaan Anshar Al-Syari’ah (sayap Al-Qaidah).

Sebuah Rencana Membersihkan Al-Qaidah dari propinsi Abyen
Mayor  Muhammad Nashir Ahmad, komandan Brigade 25 Mika, berkunjung ke propinsi Abyen untuk memobilisasi menghadapi Al-Qaidah dan titik fokus utama di dua kota, Zanjibar dan Waqar. Namun. Waqar cukup mendapat perhatian yang lebih, karena disitulah stabilitas kehidupan yang diatur dengan syari’at, tumpuan kekuatan mujahidin.
Terlebih lagi Presiden Yaman, Abdu Rabbih Manshur Hadi, telah mengajak Washington untuk memperluas kerjasama dalam rangka menghadapi “terorisme” di Yaman. Untuk lebih khususnya lagi, pemerintah Yaman bekerjasama dengan perangkat intelijen Amerika (CIA) untuk menghadapi “terorisme” yang mana mereka selalu menggunakan pesawat pengintai “andalan” mereka untuk menghantam pertahanan Al-Qaidah.
Jum’at, 18 Mei 2012, adalah hari dimulainya serangan yang direncanakan oleh pasukan rezim Yaman ke daerah utara dan barat serta timur kota Waqar. Begitu juga mereka menyerang kota Al-Harur, propinsi Abyen. Serangan ini benar-benar menguras tenaga pasukan pemerintah karena memang diporsir untuk agenda “PEMBERSIHAN” Al-Qaidah dari propinsi Abyen. Brigade 119 dan 135, pasukan infatri, dibawah komando Faishal Rajab datang dari kota Al-Harur menuju kota Waqar. Menurut pengakuannya, jarak antara mereka dengan kotaw Waqar Cuma 7 kilometer. Dan menurut masrawy.com, jumlah personel yang ikut dalam agenda tersbut mencapai 20 puluh ribu.
Namun, Anshar AL-Syari’ah begitu cepat menyerang pos-pos tempat berkumpulnya tentara Yaman di kota Al-Harur. Padahal kota tersebut dikepung oleh pasukan gabungan Yaman, AS dan Sa’udi yang dengan pesawat tempur dan pesawat pengintai menyerang Anshar Al-Syari’ah. Tempat tersebut ingin diduduki oleh pasukan Yaman, yang mana  tempat tersebut sudah dikuasai Anshar Al-Syari’ah.
Mereka Membuat Makar dan Allah pun Membalas Makar Tersebut
Jum’at sore Anshar Al-Syari’ah menyerang pos yang ditempati pasukan pemerintah Sana’a yang mengakibatkan hancurnya sebuah tank milik pasukan Sana’a dan ghanimah yang didapatkan oleh mujahidin serta kerugian yang diderita oleh pasukan rezim Sana’a berupa korban tewas dan kerugian materi.
Setelah peperangan sengit di Lowder, pertempuran digelar di titik-titik bermarkaznya Al-Qaidah, Al-Harur, Syaqrah, Zanjibar dan Waqar. Brigade 111 yang terjun di Lowder, kini ikut kembali dalam program “pembersihan” Al-Qaidah dari propinsi Abyen.
Pada hari Jum’at, pasukan rezim Yaman bermalam ditempat dekat dengan pabrik amunisi “7 Oktober”, yang dikuasai oleh Al-Qaidah, pinggiran kota Waqar. Kota Batis, barat laut kota Waqar, diserang oleh pasukan Yaman bersama komite rakyat Lowder.
Pada hari Ahad, Anshar Al-Syari’ah melancarkan tiga serangan di tiga daerah kota Al-Harur yang mengakibatkan puluhan korban yewas dan luka-luka dikubu pasukan rezim Sana’a serta yang masih hidup melarikan diri dari pertempuran. Mujahidin pun mendapatkan ghanimah berupa sebuah mobil militer lapis baja, sebuah tank dan sejumlah senjata Klashnikov serta tidak ada yang luka-luka dari mujahidin maupun yang gugur. Sampai pada Ahad sore hari, pesawat tempur Yaman menyerang kota Al-Harur dan pesawat pengintai AS juga meraung-raung diatas kota tersebut, namun tidak mendatangkan korban dipihak mujahidin.
Sedangkan di bukit “Al-Haboush”, dekat dengan pabrik amunisi “7 Obtober”, Anshar Al-Syari’ah mampu, atas pertolongan Allah, secara utuh menyapu bersih pasukan rezim Yaman dari daerah tersebut. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh salah satu sumber dari Anshar Al-Syari’ah.
Sedangkan di Zanjibar, mujahidin Anshar Al-Syari’ah menargetkan salah satu situs tentara pemerintah Sana’a dengan menembakkan rudal RPG pada hari Ahad.
Kemudian di daerah utara dan barat, Al-Jabalain dan Rahwah Al-Hishan, Imarah Islam Waqar, telah terjadi perang sengit yang berlangsung dari Sabtu malam, 19 Mei 2012, sampai Ahad dini hari, 20 Mei 2012. Namun akhirnya pasukan Yaman menarik diri dari Al-Jabalain dan mengalami kerugian yang besar ( baca link berita terkait Imarah Islam Waqar Terus Berusaha ditembus Oleh Tentara Rezim Yaman dan  Allahu Akbar!!Alhamdulillah,Tentara Yaman Tarik Diri Dari Daerah Waqar).
Bagi orang yang mengamati gerak-gerik Al-Qaidah atau Anshar Al-Syari’ah, pasti mereka akan menyimpulkan bahwa Jama’ah Jihad ini memiliki karakteristik “Cakap, Cepat dan Lincah” dalam melakukan penyerangan. Pada saat pesawat pengintai AS melakukan kebiadaban dengan membunuh 5 anak kecil karena menyerang mobil yang ditumpangi 2 mujahidin, pada hari Jum’at 8 Jumadal Ula 1433 H di kota Azan. Namun, mujahidin meledakkan titik urgen lima jam setelah serangan biadab tersebut  di daerah Al-Rudhum yaitu tempat pengekspor gas cair ke Prancis. Kemudian setelah tiga hari, mujahidin meledakkan tempat pengekspor minyak mentah di daerah (baca link terkait  Laporan Madad:Serangan Pesawat tanpa Awak AS ke Azan, 5 Anak Korban).
Dan juga ketika serangan operasi “Qath’u Al-Dzanab” yang dilancarkan mujahidin pada bulan Maret ini mengakibatkan dua ratusan tentara Yaman tewar dalam kurun waktu 3 hari.
Wallahu Ghalibun ‘ala amrihi walakinna aktsrannasi la ya’lamun 
(voa-islam)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar