Jumat, 25 Mei 2012

Mujahidin Bantu Salafi Meski Guru Salafi Fatwakan Perangi Al-Qaidah


Mujahidin Bantu Salafi Meski Guru Salafi Fatwakan Perangi Al-Qaidah

SA’DAH.YAMAN.(voa-isla.com) – Setelah memberitakan kondisi Yaman Selatan tentang pertempuran antara tentara Yaman yang dilibas oleh Anshar Al-Syari’ah beberapa minggu terakhir ini, Madad News Agency membawakan info dari Yaman Utara. Kali ini tentang kelompok Al-Houthi, Syi’ah Ja’fari Imamiyah, yang diserang oleh mujahidin.
Puluhan korban berjatuhan antara yang tewas dan luka-luka dikubu Al-Houthi akibat operasi martyr (istisyhadiyah) seorang mujahidin yang masuk menerobos barisan demonstrasi ratusan orang Al-Houthi di Sa’dah, Yaman Utara pada Jum’at pagi, 25 Mei 2012. Pada jam 10, mujahidin tersebut meledakkan sabuk peledaknya ditengah-tengah perkumpulan Syi’ah Al-Houthi yang mengakibatkan dua puluh lebih yang tewas dan puluhan yang luka-luka serta korban stiap jamnya bertambah.
Mujahid yang melakukan operasi itu adalah dari Sariyah (battalion) “Ummul Mukminin ‘Aisyah” yang merupakan sayap Anshar Al-Syari’ah. Nama tersebut diambil dari nama Istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam karena Syi’ah Al-Houthi Al-Ja’fariyah layaknya Syi’ah Imamiyah, mereka mencela dan melecehkan kehormatan Istri Rasulullah itu dengan mulut-mulut mereka.
Anshar Al-Syari’ah menambahkan bahwa operasi ini termasuk kampanye pembalasan atas apa yang dilakukan oleh kaum Al-Houthi yang melecehkan kehormatan Nabi dan istri beliau, ‘Aisyah, serta balasan atas darah Ahlussunnah dari kalangan anak-anak, orangtua, wanita dan orang-orang yang tak berdosa yang mereka tumpahkan di daerah-daerah Yaman selatan khususnya beberapa bulan terakhir.
Ini juga (secara tidak langsung)  dalam rangka membantu Salafi dalam menghadapi Al-Houthi di Yaman Utara. Karena menurut pengakuan Syaikh Salafi, Al-Hajuri, mereka sangat membutuhkan bantuan untuk menghadapi Al-Houthi. Namun, beliau fatwakan untuk perangi mujahidin di Lawdar, sedangkan beliau tidak mengetahui siapakah komite rakyat sebenarnya dan benarkah mujahidin menyerang warga-warga yang tak bersalah.
Wallahu Ghalibun ‘ala amrihi walakinna aktsrannasi la ya’lamun
(usamah/madad)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar