Kamis, 14 Juni 2012

As-Sahab media rilis video terbaru syaikh Abu Yahya Al-Libi

 
Seakan hendak mementahkan pemberitaan miring media massa sekuler yang menyebutkan kematiannya oleh serangan drone salibis AS di Waziristan, Yayasan Media As-Sahab milik tanzhim Al-Qaeda merilis video terbaru syaikh Abu Yahya Al-Libi pada Selasa (12/6/2012).
Video berdurasi sekitar 14 menit itu dipublikasikan oleh Yayasan Media Al-Fajr melalui sejumlah situs jihadis Arab. As-Sahab Media memberi judul Maasi Asy-Syam baina Ijramin Nushairiyah wa Makaidil Gharb atau Tragedi Syam Antara Kebiadaban Nushairiyah dan Konspirasi-konspirasi Barat, untuk video mufti, ulama, komandan dan tokoh kedua organisasi jihad Al-Qaeda internasional itu.
Selain membahas kejahatan demi kejahatan yang dilakukan oleh rezim Nushairiyah Suriah terhadap kaum muslimin Suriah, syaikh Abu Yahya Al-Libi juga menyampaikan sejumlah nasehat penting bagi perkembangan revolusi muslim Suriah. Ia mengajak kaum muslimin Suriah untuk kembali kepada Allah dengan penuh kejujuran, keikhlasan, dan kerendahan hati. Ia mengajak kaum muslimin untuk mencurahkan pengorbanan jiwa dan harta mereka demi menumbangkan rezim Nushairiyah, menegakkan daulah Islamiyah dan menerapkan syariat Allah.
Syaikh Abu Yahya Al-Libi memperingatkan kaum muslimin Suriah untuk tidak menggantungkan harapan kepada PBB, Liga Arab, dan negara-negara Barat. Pihak-pihak tersebut terbukti memberi peluang lebar-lebar bagi rezim Nushairiyah Suriah untuk membantai kaum muslimin. Lebih dari itu, pihak-pihak tersebut melakukan konspirasi jahat untuk menggagalkan revolusi rakyat atau mengalihkannya demi meraih kepentingan-kepentingan mereka sendiri.
Kebiadaban rezim Nushairiyah Suriah hanya bisa dibendung dengan jihad fi sabilillah dalam barisan yang rapi dan persatuan segenap unsure kaum muslimin. Syaikh Abu Yahya Al-Libi menyerukan kepada umat Islam di Irak, Yordania, dan Turki untuk bangkit berjihad bersama umat Islam di Suriah. Insya Allah terjemahan lengkap video tersebut akan dirilis oleh arrahmah.com dalam waktu dekat.
(muhib almajdi/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar