Rabu, 24 Oktober 2012

Bantulah Mujahideen Wahai Kaum Muslimiin Yang dimuliakan Allah...!!!!

Bantulah Mujahideen Wahai Kaum Muslimiin Yang dimuliakan Allah...!!!!

oleh Karima Miley pada 24 Oktober 2012 pukul 9:06 ·
Bismillah...

Banyak ayat menegaskan kewajiban Jihad, meski peperangan adalah hal yg dibenci oleh manusia (kecuali yg dirahmati Allah).
“Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui” (Al Baqarah: 216)

Ketika suatu penduduk muslim diperangi oleh orang-orang kafir, maka kewajiban kita mengusir musuh sampai musuh terkalahkan, yg demikian tidaklah mengenal sekat batas negara, tidaklah penduduk afghan yg tertindas lalu yg brkewajiban brJihad hanya penduduk sekitar, bukanlah kaum muslimiin di Ambon-Poso terbantai lalu yg brkewajiban brperang hanya yang berada diwilayah itu, tp fardhu ain bg setiap muslim untuk ikut brperang! sedikit gambaran yang mengharuskan ummat paham bahwa Jihad adalah usaha bersama. Aktivitas brjama'ah yang saling menguatkan, bukan malah menyibukkan diri menyebar fitnah kepada saudaranya, mengoreksi kesalahan kecil,mencari kambing hitam dan semisalnya, tapi Jihad adalah tanggung jawab bersama, saling menguatkan antara da'i dan Mujahideen di lapangan, bukan melemahkan.. dan bila menyepelekan tanggung jawab besar ini maka Allah akan menghinakan kaum muslimiin, sebagaimana FirmaNya.. :
 “dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan -dengan meninggalkan Jihad-" (Al Baqarah: 195)

Dan telah kita saksikan apa yg dilakukan ulama2 maling negri ini, mereka hanya berpura-pura prihatin pada cucuran darah trtumpah di Ambon-Poso, lalu jika tidak brkenan Jihad di negri sendri, kenapa masih sibuk mencari-cari alasan unk bangkit menuju negri lain semisal palestin suriah dn semisalnya yg nyata trjadi konfik peperangan..?? mereka justru duduk brdampingan dengan organisasi perdamian, konferensi para banci, sungguh mereka menginjak2 syariat Jihad!

Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, Maka kamu wajib memberikan pertolongan
(QS. Al Anfal 72)

Kita dengar belum lama ini Mujahideen Poso yang telah mengambil sikap teguh bentuk pendirian Mukmin sejati dihadapan penguasa Murtad kafir wal anshar, meskipun Mujahideen poso mengetahui proporsi kekuatan tidaklah sebanding dengan militer Negara kafir indones, pendirian kuat seperti inilah yang perlu kita terapkan, bukan sekedar dilihat dan diamati, kejujuran atas fardhu ain-ny Jihad detik ini, keberanian yang di lapisi cinta mati syahid adalah ciri seorang mu'min. Tidaklah kaum muslimiin memerangi musuh dgn melihat jumlah pasukan,perlengkapan militer yang canggih, dukungan logistik yang memadahi, melainkan mereka memerangi musuh yg jelas kekafirannya dengan penuh keImanan, keyakinan akan memperolah satu dari dua kebaikan.

Katakanlah: "tidak ada yang kamu tunggu-tunggu bagi kami, kecuali salah satu dari dua kebaikan [kemenangan atau mati syahid]. Dan Kami menunggu-nunggu bagi kamu bahwa Allah akan menimpakan kepadamu azab (yang besar) dari sisi-Nya. Sebab itu tunggulah, sesungguhnya kami menunggu-nunggu bersamamu."  (At taubah 52)

Bukankah Rasulullah dan kaum muslimiin telah menaklukkan musuhnya dalam begitu banyak perang yang tercatat dalam sejarah Islam, semuanya menampakkan proporsi yg tidak seimbang. Begitu pula apa yang di contohkan tandzim2 Jihad yg tlah brhasil membentuk Daulah Islam, bukti kesanggupan jumlah sedikit mampu brjuang melawan musuh besar. Yakin bahwa berada dipihak orang-orang beriman.
Allah brfirman :
“Dan Kami berkewajiban menolong oarng-orang beriman”  (Ar rum : 47)
“Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang beriman” (Al Haj : 38)

Merekapun juga yakin bahwa Allah akan memberi rasa ketakutan pd orang2 kafir,
 “Akan Kami masukkan ke dalam hati orang-orang kafir rasa takut, disebabkan mereka mempersekutukan Allah” ( QS Ali Imran : 151)

kemarahan Mujahideen poso yg berani menantang musuh adalah penyejuk hati kaum Muslimiin, menggelorakan darah semangat juang dalam diri, -setidaknya itu yg saya rasakan-
Wahai.. siapapun antm yang mendengar panggilan cinta ini, singkirkan apa yang memberatkan, bantulah Mujahideen dgn ikut brperang, bantulah dengan dukungan dalam dakwah baik lisan atau tulisan, bantulah dengan do'a, bantulah mujahideen wahai kaum Muslimiin yang dimuliakan Allah................... 



Wallahu A'lam bishowab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar