Selasa, 11 Desember 2012

JANGAN LEMAH WAHAI IKHWAN MUJAHIDIN INDONESIA

Akhir-akhir ini, para densus kembali menghunus senjata kepada ikhwan-ikhwan kita di Indonesia. Media TV kembali menanamkan isu permusuhan kepada mujahidin dengan dalil pemberantasan teroris. Pemerintah juga kembali mengumumkan perang kepada mujahidin. Dengan berbagai cara mereka lakukan untuk menanamkan nama yang buruk kepada tujuan mujahidin dan jihad. 
Pemerintah Indonesia dan Polri/densus 88, sudah keterlaluan, mereka dengan sengaja maupun tidak telah turut membantu kaum kafir (Amerika, yahudi Israel dan sekutu- sekutunya) dalam memusuhi mujahidin dan umat islam dan turut membantu membunuh, mencela, dan memenjarakan para mujahidin dan kaum muslimin. Sehingga membuat para mujahidin dan umat islam di Indonesia banyak yang mulai melemah semangat dan kesan menghindar dari jihad. Demi Alloh wahai saudaraku, tetaplah istiqomah, sungguh ini adalah ujian dari Alloh kepada kita, janganlah kalian melenceng dari jalan ini. 
Kepada para mujahidin yang jujur dan masih memiliki cinta pada Alloh dan Rasulnya. Kepada para pemimpin harakah jihad. Kepada para komandan mujahidin. Kepada para pemuda ahli hadis dan ahli Fiqih. Kepada para hamba Alloh swt. dan kepada kaum muslimin siapa saja yang menginginkan kemenangan tegaknya Syariat islam,atau kemenangan Syahid. 
Saya berpesan kepada kalian semua dan terkhususnya saya pribadi. Untuk segera melakukan persiapan guna menghadapi Densus dan pemerintah kafir yang penganut demokrasi buatan kafir. Jangan takut menghadapi mereka. Demi Alloh kita berjalan di atas manhaj yang lurus. Sementara mereka musuh Alloh berjalan di atas kekafiran. Mereka kaum murtad dan munafik menyebarkan ketakutan kepada kita, padahal merekalah yang takut menghadapi mujahidin yang mereka fitnah sebagai teroris. Demi Alloh, mereka pemerintah Indonesia/Densus 88 secara terang-terangan telah menolak system syariat islam berdiri di Indonesia. Demi Alloh mereka pemerintah Indonesia/Densus 88, telah mendzalimi kaum muslimin (Mujahidin) dengan membunuh dan menangkap saudara-saudara kita, para wanita dan anak-anak dengan penyiksaan layaknya binatang. Bahkan mereka juga menangkap setiap muslim yang berbicara masalah jihad dan penerapan syariat islam. Demi Alloh, saya menulis surat ini dengan lelehan air mata. Demi alloh saya menulis surat ini dengan sakit hati yang tak dapat saya pendam. Derita kaum muslimin adalah derita kami, tangisan mereka mengguncang langit. Demi Allah kakak saya, saudara-saudara saya di tangkap hanya karena memegang tauhid kepada Allah, hanya karena menegakkan syariat Allah swt, hanya karena beriman kepada Allah swt dan Nabi Muhammad Saw.
Untuk itu wahai kaum muslimin, bergabungkah dalam kubu Mujahidin. Wahai ikhwan-ikhwan Mujahidin bangkitlah, bersatulah demi agama kalian. Wahai Komandan Mujahidin di mana saja berada. Bersatulah di bawah panji islam. Kobarkan jihad di bumi Indonesia. Intailah para thoghut di Indonesia, bunuhlah mereka. Sebarkan ketakutan kepada mereka para densus. Terror lah mereka sebagaimana mereka meneror saudara-saudara kita kaum muslimin dan mujahidin . Wahai singa-singa padang tropis, jangan tinggalkan jihad, karena sungguh jika jihad di patahkan di Indonesia, maka akan tidak berlaku syariat islam di Indonesia, kecuali jika Alloh menghendaki. Saya memohon kepada kalian wahai mujahidin, jangan diam seperti ini. rapatkanlah barisan. Wahai Mujahid- mujahid yang jujur. Bisahkah kita jadikan Indonesia seperti suriah dan Afganistan??. 
Demi Alloh jika kita jujur kepada Alloh, kemenangan pasti di tangan kita.
Kepada kalian densus 88, dan para Thoghut di mana saja berada, Demi Alloh akan saya buntuti kalian, akan saya sebarkan ketakutan di dalam hati kalian dengan izin Alloh swt.
Allohu Akbar, Allohu Akbar. Segalah puji Bagi Allah {Dan Kemuliaan itu milik Allah, Rasul-Nya dan Orang-orang yang Beriman, akan tetapi orang-orang Munafik tidak mengetahuinya). 
by : Abdullah, semoga Alloh melindunginya, FB

1 komentar:

  1. allahuakbar... semoga allah senantiasa membimbing kita....

    BalasHapus