Minggu, 02 Desember 2012

Kabar Terbaru Mujahidin Poso : Ratusan Nasi Kotak Pun Tak Disentuh!

   
Mujahidin Poso Angkat Senjata-Ilustrasi


M Fachry untuk Al-Mustaqbal.net
POSO-Lama tak terdengar kabarnya pasca Surat Tantangan Untuk Densus 88, Mujahidin Poso kembali merilis situasi dan kondisi terkini jihad Poso melalui Forum Islam Al-Busyro. Berikut rilis resminya yang dikabarkan oleh Abu Musab Az Zarqowi.
Hari ini Kapolres Poso beserta Bala Tentaranya akan Sholat Jum'at di Masjid Al-Muhajirin Kayamanya, dengan penjagaan dan pengawalan yang ketat di beberapa titik sejak pagi hari, intel-intel preman maupun berseragam paling tidak sudah dua kali maghrib sebelumnya sholat di sana.
Masjid tempat berkumpulnya ikhwan-ikhwan di bilangan Desa Kayamanya, masjid tempat Akhuna Kholid taqobbalahullah dan Ustadz Yasin tsabatahullah sholat 5 waktu, karena memang rumah mereka berada di depan masjid.

Darah belum kering...
Kuburan masih basah...
Rasa sakit masih terasa...
Dendam tak jua kan sirna...

Kini mereka datang lagi...

Apa yang akan terjadi...???
Kita lihat bersama-sama...
Time will tell...

Nasi Kotak Ayam Goreng Tak Disentuh

Dengan Pengawalan yang sangat Ketat, Truk-truk Mobil-mobil Polisi, juga Ambulance ikut mengiringi Sholat Jum'at Sang Kapolres Poso AKBP Eko Santoso di Masjid Muhammadiyah Al-Muhajirin Kayamanya Poso Kota dan diiringi pula oleh Orang-orang terjelek di muka Bumi, yaitu mereka Para "Ulama" Para Pembela Thoghut.

Setelah Sholat Jum'at, maka diadakanlah Acara Dialog bersama Jamaah dan Masyarakat sekitar dan diberikanlah sekitar 10 Pertanyaan kepada Jamaah untuk didialogkan.

Diantara pertanyaan itu, ada sebuah pertanyaan dari pihak keluarga Akhi Kholid taqabbalahullahu Syuhada' yang diwakili oleh kakak kandungnya, dimana ia menanyakan Mengapa orang sekelas Trio Bali saja itu mereka ditangkap, diadili, ditahan, baru dihukum mati, tapi mengapa kok adek saya yang ia tak punya salah apa-apa, tanpa ditangkap apalagi diadili tapi kok langsung ditembak mati...???

Diantara pertanyaan lainnya juga diajukan oleh salah seorang Jamaah Masjid, mengapa Masjid ini yang notabene-nya adalah Masjid Muhammadiyah, didirikan dan dibangun dengan Dana Muhammadiyah, mengapa kok dikatai dengan Masjid Teroris...???

Diantara pertanyaan lagi lainnya, di manakah letak Sila Kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, sedangkan yang ada sekarang ini hanyalah manusia-manusia biadab...

Dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan lainnya yang dilontarkan Para Jamaah Masjid yang kebanyakan banyak menyudutkan pihak Aparat dan antek-anteknya padahal kebanyakan dilontarkan oleh masyarakat-masyarakat secara umum, hingga Para Aparat Thoghut Biadab itu pun hanya diam membisu tanpa bisa berkata-kata.

Akhirnya, ratusan bungkus Nasi Kotak Ayam Goreng pun tak ada sedikitpun yang menyentuhnya dan dibawa pulang kembali dengan dalam keadaan hina dan terhinakan.

Hingga saat ini, dari hasil pantauan yang ada, Maghrib tadi 2 orang Aparat berseragam masih "sholat" di masjid tersebut dengan dikawal sekitar 4 orang temannya bersenjata lengkap di luar masjid.

Demikian apa yang bisa kami laporkan, jangan lupa untuk selalu mendoakan Para Mujahidin fie Sabilillah di manapun mereka berada, khususnya yang ada di Bumi Nusantara dan Bumi Poso yang berbarokah ini.

AMZ melaporkan untuk THORIQUNA

Sumber : Forum Islam Al-Busyro

2 komentar:

  1. jayalah terus mujahidin indonesia,semoga Allah MENEMPATKAN KALIAN SEMUA YANG TELAH GUGUR KE DALAM FIRDAUS.semua hanya soal masalah waktu,peperangan besar akan segera berlanjut.

    BalasHapus
  2. Ya ALLAH bentengilah dan berilah kemenangan untuk setiap muslim yg berjuang menegakkan amar ma'ruf nahi mungkar di muka bumiMU ini ...

    BalasHapus