Rabu, 30 Januari 2013

Jika Jenazah Andi dan Roy tak Dipulangkan, Kota Poso Terancam Lumpuh

 

Jika Jenazah Andi dan Roy tak Dipulangkan, Kota Poso Terancam Lumpuh

POSO (voa-islam.com) - Upaya pemulangan jenazah dua orang Mujahid asal Poso yang ditembak oleh Densus 88 di Dompu Sumbawa NTB bukan hanya dilakukan oleh pihak keluarga tapi didukung oleh seluruh elemen masyarakat Muslim Poso. Keengganan pihak Polri memulangkan kedua jenazah Mujahid asal Poso tersebut telah membuat kaum Muslimin Poso geram.

Seperti yang disampaikan oleh Ahmad seorang warga Poso bahwa pada Senin (28/01/2013) umat Islam Poso bersama Forum Silaturahmi Umat Islam Poso (FSUIP) dan para tokoh umat Islam Poso mendatangi kantor DPRD Poso guna meminta bantuan anggota Dewan mengupayakan pemulangan jenazah Roy dan Andi.

Dalam kesempatan bertemu dengan anggota DPRD Ketua FSUIP ustadz Muhaimin memberi ultimatum,  "apabila dalam waktu 3 x 24 jam jenazah tidak dikembalikan maka akan ada pemblokiran jalan dan membuat kota Poso lumpuh," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut ustadz Muhaimin juga meminta bila diperlukan agar Pemda Poso menanggung biaya pemulangan jenazah Andi dan Roy.

Ahmad yang merupakan kakak kandung Andi salah satu korban penembakan Densus 88 mengatakan bahwa aksi mendatangi kantor DPRD Poso juga diikuti oleh keluarga Andi dan Roy serta aktifis Islam Poso.

Sementara itu Ummu Fauzi istri dari Andi pada senin (28/01/2013) mengatakan,"saya berharap jenazah suami saya segera dipulangkan," ucapnya.

Ummu Fauzi yang selama ini tinggal di Polewali Mamasa Sulawesi Barat mengatakan bahwa sudah sekitar sembilan bulan ia tidak bertemu dengan Andi. Bahkan ketika ia melahirkan anak pertamanya sampai berusia enam bulan ia tidak didampingi oleh suaminya. Ia mengetahui suaminya berada di Dompu Sumbawa NTB setelah Andi menjadi korban penembakan Densus 88 pada 4 Januari lalu.

Ummu Fauzi yang kini tinggal di rumah mertuanya di Desa Kayamanya Poso mengatakan bahwa  pernikahannya dengan Andi memiliki seorang anak laki-laki berumur enam bulan. Ia terus berharap agar perjuangan keluarganya dan umat Islam Poso untuk memulangkan jenazah Andi bisa segera terwujud. [AF]

1 komentar:

  1. "Polri memulangkan kedua jenazah Mujahid asal Poso tersebut telah membuat kaum Muslimin Poso geram."

    Muslimin Poso yg mana yg geram...??jgn buat opini seolah2 rakyat poso(muslim) mendukung tindakan terorisme...Muslimin Poso yg geram." yg di maksut kan hanya sekelompok teroris yg mengaku muslim....provokasi Voa islam sudah basi...rakyat tidaklah bodoh...

    BalasHapus