Sabtu, 20 April 2013

Tsarnaev Bersaudara Pelaku Bom Boston, Mujahidin Chechnya? Allahu Akbar!

Tsarnaev Bersaudara Pelaku Bom Boston, Mujahidin Chechnya? Allahu Akbar!

 
Mujahid_Boston_Bersaudara
M Fachry untuk Al-Mustaqbal.net
BOSTON,AS-Tsarnaev bersaudara, yakni Tamerlan Tsarnaev dan Dzhokhar A Tsarnaev, kedua nama tersebut kini menjadi buah bibir, karena menjadi pelaku Bom Boston, yang terjadai pada hari Selasa (16/04/2013). Tamarlan Tsarnaev sang kakak dikabarkan telah tewas (Insya Allah Syahid) dan sang adik, Dzhokhar A. Tsarnaev sedang menjalani perawatan di rumah sakit (semoga diberikan yang terbaik oleh Allah SWT). Benarkah kedua kakak beradik ini Mujahidin Chechnya?
Siapakah Tsarnaev Bersaudara?
Siapakah sebenarnya Tsarnaev bersaudara ini? Hingga kini belum ada sumber yang paling valid, kecuali yang beredar di media-media mainstream, karena memang situs-situs media jihad belum ada yang mengkonfirmasi tentang identitas kedua Tsarnaev bersaudara tersebut.
Salah satu sumber mengatakan bahwa Dzhokar A. Tsarnaev, sang adik, berusia 19 tahun, tinggal di Cambridge, Massachusetts. Sang adik bersama sang kakak, Tamerlan Tsarnaev, berusia 26 tahun, dilaporkan berasal dari kawasan dekat Chechnya, Rusia, yang memperjuangkan penegakan syariat Islam demi berdirinya negara Islam. Bahkan di kawasan tersebut, Dokka Umarov, sang amiril mu’minin telah mendeklarasikan Imarah Islam Kaukasus.
Mereka memasuki Amerika Serikat bersama keluarganya pada 2002 atau 2003. Sedangkan Tamerlan menjadi penduduk permanen sejak 2007. Dzhokhar pernah bersekolah di Makhachkala, ibu kota Republik Dagestan antara 1999-2001.
Rekan Dzhokar, Erik Machado, mengatakan kepada CNN, pemuda berusia 19 tahun itu melanjutkan pendidikannya di Universitas Amherst di Massachusetts. Dia seorang bintang olahraga gulat di Cambriddge Rindge dan Latin School. Atas prestasi itu, dia mendapatkan beasiswa sebesar US$ 2.500 (sekitar Rp 24 juta) di Kota Cambridge.
Di kampung halamannya, Dzhokar tergolong anak periang. Hal tersebut nampak ketika dia mengunggah foto bersama rekannya di laman Vkontakte atau Facebook ala Rusia. Banyak orang tak yakin bagaimana dia bisa terlibat dalam pengeboman di Boston, Amerika Serikat.
Pada Oktober 2011, dia menampilkan rekaman videonya di YouTube dengan teman-temannya. Dalam gambar yang direkam pada 4 Oktober 2011 itu, dia berada di belakang kemudi mobil sembari memamerkan aksen berbeda di kawasan Kaukasus dari Armenia hingga Azerbaijan, Ossetian dan Chechnya.
Tentu harus ada dan akan ada (Insya Allah) penjelasan mengapa Tsarnaev bersaudara yang telah dianggap “anak baik” dan sangat berprestasi ini kemudian melakukan aksi Bom Boston untuk men”teror” negara teroris sejati, Amerika Serikat.
Dibom “Orang Dalam”, Obama Bingung
Sementara itu, pemimpin kafir harby AS, Obama, hingga kini tidak habis fikir mengapa negaranya bisa dibom oleh orang-orang, para pemuda yang berasal dari komunitasnya sendiri. Sebagaimana diketahui, Tsarnaev bersaudara adalah permanen resident (penduduk tetap) di AS.
“Kami akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Kami akan investigasi jaringan organisasi yang berkaitan dengan para teroris ini. Kami akan melakukan apa pun untuk menjaga masyarakat tetap aman,” kata Obama seperti dilansir AFP, Sabtu (20/04/2013).
Menurut Obama, dengan penangkapan dua orang ini, maka teror di Boston bisa dikatakan berakhir. Para pelaku gagal menebar teror bagi warga AS karena polisi berhasil melumpuhkan keduanya.
“Malam ini, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab. Mengapa anak muda yang tumbuh dan belajar sebagai bagian dari komunitas kita bisa melakukan kejahatan seperti itu?” tanya Obama.
“Bagaimana mereka merencanakan dan menjalankan aksi itu? Apakah mereka menerima bantuan? Keluarga dari korban yang tewas jelas membutuhkan jawaban,” sambungnya.
Jangan khawatir wahai pemimpin negara teroris sejati, Obama. Pasti ada penjelasan atas semua yang dilakukan Tsarnaev bersaudara asal Chechnya ini. Yang pasti, selama negara yang anda pimpin terus melakukan teror kepada kaum Muslimin di seluruh dunia, mulai dari Palestina, Chechnya, Afghanistan, Irak, Pakistan, dan lainnya, maka persiapkanlah diri dan negara anda untuk sebuah serangan mematikan, yang bisa berasal dari luar maupun dari dalam Amerika sendiri. Allahu Akbar!
Sumber : diolah dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar