Rabu, 22 Mei 2013

Jaish Muhajirin wa Ansar Menyeru Hamas untuk Mengakhiri Perlawanan terhadap Mujahidin Salafi Jihadi

Jaish Muhajirin wa Ansar Menyeru Hamas untuk Mengakhiri Perlawanan terhadap Mujahidin Salafi Jihadi

Jaish Muhajirin wa Ansar Menyeru Hamas untuk Mengakhiri Perlawanan terhadap Mujahidin Salafi Jihadi

Elite Janisary untuk Al-Mustaqbal.net

SURIAH – Pada 20 Mei Ibn Taymiyyah Media Center (ITMC) unit media Dewan Syura Mujahidin di Sekitar Baitul Maqdis (DSM), mempublikasi sebuah video di mana Abu Talha al Libi hafidzahullah yang menjabat sebagai staf Syariah dari Kataib Al Muhajirin (Sekarang, Jaish Muhajirin wa Ansar) di bumi Asy Syam, ke forum-forum jihadi dan laman media sosial mereka.
Dalam video berjudul “Takutlah kepada Allah, wahai Hamas” yang diterjemahkan oleh (SITE) Intelligence Group’. Al Libi mengecam keras operasi yang menentang (penangkapan) mujahidin Salafi Jihadi di Jalur Gaza. Al Libi juga menyatakan bahwa Hamas telah melakukan penyiksaan dan menahan anggota mujahidin salafi jihadi.
Al Libi juga mempertanyakan tujuan operasi Hamas. “Apakah untuk kepentingan kalian, atau untuk Islam dan kaum Muslimin? Demi Allah, dengan menahan dan menyiksa mujahidin untuk melindungi Israel bukanlah untuk kepentingan Islam dan kaum Muslimin,” kata Al Libi. Al Libi melanjutkan bahwa aktivitas Hamas sekarang tidaklah sejalan tujuan pendiri Hamas, Syeikh Ahmed Yassin rahimahullah dan Abdul Aziz al Rantisi rahimahullah, dimana keduanya (syahid insyaaAllah) dibunuh Israel pada 2004.
Al Libi juga menegaskan bahwa Hamas telah menyimpang dari jalan Jihad dan dakwah untuk kembali ke tujuan awal, “Jangan sia-siakan amunisi kalian.” Pada bagian akhir video tersebut, Al Libi menyeru pada anggota Hamas untuk “meletakan tangan kalian di tangan para mujahidin dan bersama melawan Israel.”
Ketegangan antara Hamas dan mujahidin salafi jihadi di Jalur Gaza meningkat setelah pembunuhan Hithem Ziad Ibrahim Masshal rahimahullah oleh Israel pada 30 April. Keesokan harinya pada 1 Mei, ITMC mengeluarkan pernyataan di forum jihadi bahwa Masshal dijebak oleh elemen Hamas sebagai umpan “di atas piring emas” untuk Israel.
Dewan Syura Mujahidin di Lingkungan Yerusalem (MSC) adalah gabungan beberapa kelompok mujahidin salafi jihadi namun tidak terbatas pada kelompok Jihad dan Tauhid di Yerusalem dan Anshar al Sunnah yang bergerak di Jalur Gaza. Sheikh Anas Abdul Rahman hafidzahullah, salah satu pemimpin, mengatakan bahwa tujuan kelompok jihadi adalah untuk “melawan Yahudi dan mengupayakan penerapan syariat Islam tidak hanya di Palestina namun juga di seluruh dunia.”
Kataib Al Muhajirin Bergabung Dengan Beberapa Brigade Mujahidin Suriah
Kataib Al Muhajirin adalah unit mujahidin yang dibentuk oleh mujahidin dari luar Suriah yang berjihad di Suriah dan berafiliasi dekat dengan Jabhat Al Nusrah, afiliasi Al Qaeda di Suriah lainnya. Abu Umar As Syisani hafidzahullah adalah komandan Brigade Muhajirin, seorang mujahidin dari Imarah Islam Kauskasus.
Pada bulan Maret 2013, sebuah unit dari Mujahidin Kataib al-Muhajirin atau brigade migran yang berada di bawah komando Abu Umar As Syisani hafidzahullah bergabung dengan beberapa brigade Mujahidin Suriah, termasuk brigade Khattab dan Jaish Muhammad (shalallahu alaihi wasalam), setelah itu diputuskan untuk mengorganisasikan ulang struktur brigade tersebut.
Sehingga di umumkan bahwa brigade yang baru ini bernama Jaish al-Muhajirin wa Ansar, sebuah brigade gabungan antara mujahidin yang berasal dari luar Suriah dan mujahidin yang asli berasal dari suriah.
Pasukan gabungan yang baru dibentuk ini beroperasi terutama di provinsi Aleppo. Hari ini menjadi salah satu kelompok yang paling menonjol dalam Jihad Suriah. Pasukan muhajirin memiliki lebih dari 1000 Mujahidin, yang terdiri dari relawan muslim dari berbagai negara, termasuk dari Emirat Kaukasus dengan dominasinya.
sumber : kdi/lwj/kc

Tidak ada komentar:

Posting Komentar